Mata Iman #2154: Krisis Cinta

MATA IMAN #2154
Jumat, 20 Februari 2026

Bacaan: 1 Korintus 13
Nas: 
“Ketika aku kanak-kanak, aku berbicara seperti kanak-kanak, aku merasa seperti kanak-kanak, aku berpikir seperti kanak-kanak. Sekarang sesudah aku menjadi dewasa, aku meninggalkan sifat kanak-kanak itu.” (Ayat 11)

KRISIS CINTA

Seorang teman bercerita tentang ARTnya yang tingkahnya memusingkan. Ia bercerita bagaimana ART tersebut sering meminta kasbon dengan tujuan untuk membeli tiket konser BlackPink. Yang mengherankan, sang ART dan suaminya yang merupakan pasangan usia muda itu, membiarkan anaknya yang sakit demam berhari-hari; keluarga teman saya yang justru membawa anak ART ke rumah sakit.

Bacaan kita hari ini merupakan sebuah surat dari Rasul Paulus yang menegur jemaat di Korintus yang kerap terjadi pertengkaran di antara mereka. Rasul Paulus menegaskan bahwa kasih merupakan landasan dari kehidupan seorang pengikut Kristus. Setiap orang yang mengikuti Kristus harus menghidupi kasih Kristus.

Dunia mengalami krisis cinta, karena ketidakdewasaan rohani terjadi di dalam setiap pribadi. Tidak hanya terjadi pada sang ART, sangat mungkin kita sebagai orang Kristen lebih memilih bertengkar, suka bereaksi negatif kepada umat Kristen lainnya karena ketidakdewasaan rohani. Maka bertumbuhlah dalam cinta Kristus. (AS)

“UKURAN KASIH ADALAH MENGASIHI TANPA UKURAN. DAN BUKTI DARI KASIH ADALAH PENGORBANAN, BUKAN PEMUASAN DIRI.” (St. Bernard dari Clairvaux)

—————–

Informasi seputar GKI Kelapa Cengkir dapat diakses melalui :
https://linktr.ee/gkikelapacengkir
Whatsapp by http://wa.me/6281388901368

Dapatkan informasi mengenai kegiatan gereja dan pengumuman lainnya melalui warta jemaat GKI Kelapa Cengkir

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *