Mata Iman #2132: Wong Sugih Akeh Konco, Wong Mlarat Sedulure Ora Ono

MATA IMAN #2132
Kamis, 29 Januari 2026

Bacaan: Amsal 14:19-24
Nas: Juga oleh temannya orang miskin itu dibenci, tetapi sahabat orang kaya itu banyak. (Ayat 20)

*WONG SUGIH AKEH KONCO, WONG MLARAT SEDULURE ORA ONO*

Budaya Jawa punya Pasemon, yakni peribahasa, ungkapan atau kiasan dengan kalimat puitis, bijak, satir, atau jenaka, yang berkembang dari tradisi lisan untuk menyampaikan pesan nasihat, menyindir atau menegur secara halus, atau merangkum fenomena yang terjadi di masyarakat. Judul ini bermakna: Orang kaya banyak sahabat, orang miskin saudaranya tidak ada. Sangat lugas dan menohok. Nas renungan adalah padanannya. Bersumber dari kitab Amsal yang berisi kumpulan nasihat dan hikmat Ilahi, yang maknanya mirip, Ada juga ayat Amsal lain yang senada, di Amsal 19:4

Karena kaya lalu banyak sahabat. Bagaimana jika urutannya dibalik? Karena punya social circle dan networking, ada yang cocok diajak bisnis atau kerjasama, jadi menghasilkan profit. Sebaliknya, karena sikap menyebalkan, cuek, pelit, mau menang sendiri atau enaknya saja, abai dalam membina hubungan baik, atau berpikiran negatif, bisa jadi miskin. Karena dihindari atau tidak dipercayai. Mau coba jualan tapi produknya ‘gak laku, bukan karena kualitasnya, tapi karena imbas persepsi negatif ke pribadi penjualnya.

Alih-alih mengamini ungkapan mengenai orang miskin dengan sikap nyinyir, arahkanlah ke pikiran positif: Mari bangun relasi baik, jadi pribadi yang simpatik, cakap, dan bisa dipercayai dalam urusan apa pun. Terus kembangkan talenta dan hikmat, dengan tetap mengandalkan Tuhan dan senantiasa bersyukur dan berbagi. (YOD)

UKURAN KEKAYAAN SESEORANG BUKAN PADA APA YANG DIMILIKINYA, MELAINKAN PADA APA YANG IA MAMPU BERIKAN DENGAN KASIH. (St. Augustine)

—————–

Informasi seputar GKI Kelapa Cengkir dapat diakses melalui :
https://linktr.ee/gkikelapacengkir
Whatsapp by http://wa.me/6281388901368

Dapatkan informasi mengenai kegiatan gereja dan pengumuman lainnya melalui warta jemaat GKI Kelapa Cengkir

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *