Mata Iman #2126: Janganlah Menjadi Batu Sandungan

MATA IMAN #2126
Jumat, 23 Januari 2026

Bacaan: Roma 14:13-23
Nas: Karena itu, janganlah kita saling menghakimi lagi! Akan tetapi, lebih baik kamu menganut pandangan ini: Jangan kita membuat saudara kita jatuh dan tersandung.

JANGANLAH MENJADI BATU SANDUNGAN

Bicara tentang batu, ada makna harfiah dan ada makna kiasan. Batu adalah benda padat alami yang terdiri dari gabungan mineral penyusun kerak bumi yang mengeras. Sedangkan batu sandungan berarti sesuatu yang menjadi rintangan atau sesuatu yang mendatangkan kesukaran. Dalam kehidupan iman, batu sandungan sering muncul bukan karena niat jahat, melainkan karena sikap merasa diri paling benar. Kita lupa bahwa kebenaran tanpa kasih justru bisa melukai.

Dalam bacaan hari ini, Rasul Paulus mengingatkan jemaat di Roma untuk berhenti saling menghakimi dan mulai bertanggung jawab terhadap perilaku masing-masing. Pada saat itu, ada keanekaragaman pemahaman dan penghayatan iman, termasuk tentang makanan yang halal dan yang haram.
Rasul Paulus tidak mempersoalkan siapa yang benar, tetapi menegaskan satu hal: jangan sampai kebebasan kita membuat orang lain jatuh.
Tidak menjadi batu sandungan adalah sebuah keputusan secara sadar dan tanda kedewasaan iman. Rasul Paulus menggeser fokus dari menilai orang lain menjadi mengoreksi diri sendiri, karena setiap orang akan mempertanggungjawabkan hidupnya di hadapan Allah.

Sobat Cengkir, sebelum kita bersikap dan bertindak, marilah kita menimbang: apakah ini berguna untuk saling membangun, atau justru menjadi batu sandungan? Karena Kerajaan Allah bukan soal merasa paling benar, melainkan hidup yang memuliakan Tuhan lewat kasih. (GKA)

JANGAN BIARKAN KEBENARANMU MENJADI BATU SANDUNGAN; NYATAKANLAH KASIH DAN JADILAH PIJAKAN YANG MENUNTUN SESAMA.

—————–

Informasi seputar GKI Kelapa Cengkir dapat diakses melalui :
https://linktr.ee/gkikelapacengkir
Whatsapp by http://wa.me/6281388901368

Dapatkan informasi mengenai kegiatan gereja dan pengumuman lainnya melalui warta jemaat GKI Kelapa Cengkir

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *