MATA IMAN #2115
Senin, 12 Januari 2026
Bacaan: 2 Korintus 4:1-7
Nas: Namun, harta ini kami miliki dalam bejana tanah liat, supaya nyata bahwa kekuatan yang melimpah-limpah itu berasal dari Allah, bukan dari diri kami. (ayat 7)
BEJANA TANAH LIAT
Belum surut kehebohan masyarakat Indonesia membicarakan dugaan perselingkuhan politisi RK dengan biduan AK, kini kalangan penggemar literasi Kristen dikejutkan oleh pengakuan penulis Philip Yancey bahwa ia telah berselingkuh selama 8 tahun dengan seorang perempuan yang bersuami. Setelah mengakui hal itu, ia mundur dari pelayanan dan kepenulisan. Sejak kecil, saya kerap membaca buku-buku beliau sehingga rasa kecewa itu terasa sangat nyata.
Sebenarnya, Alkitab juga tidak hanya diisi oleh orang-orang sempurna – dengan jujur Alkitab mengisahkan kegagalan para pemimpin besar: Nuh yang mabuk, Daud yang berzinah dan membunuh, serta Petrus yang menyangkal. Ini bukan untuk merendahkan mereka, tetapi untuk menyoroti sebuah prinsip abadi: kita adalah “bejana tanah liat.” Harta berharga, yaitu Injil dan kasih karunia Allah, disimpan dalam wadah yang rapuh dan mudah retak. Tujuannya jelas: “supaya nyata, bahwa kekuatan yang melimpah-limpah itu berasal dari Allah, bukan dari diri kami.”
Kejatuhan tokoh Kristen terkenal justru menjadi peringatan keras agar kita tidak pernah memindahkan iman kita dari Sang Pemberi Anugerah kepada pewarta anugerah itu, sekalipun ia sangat berbakat. Kebenaran firman Tuhan tetap benar, sekalipun penyampainya jatuh; kuasa Injil tidak berkurang, sekalipun salurannya rusak. Oleh karena itu, marilah kita mengalihkan pandangan dari manusia yang mengecewakan, dan menatap Yesus Kristus yang tidak pernah mengecewakan. (OLV)
MARI KITA BERBELAS KASIH DENGAN MENDOAKAN SEMUA YANG TERLUKA, SAMBIL TETAP BERPEGANG TEGUH PADA KRISTUS, SANG FONDASI YANG TAK TERGOYAHKAN.
—————–
Informasi seputar GKI Kelapa Cengkir dapat diakses melalui :
https://linktr.ee/gkikelapacengkir
Whatsapp by http://wa.me/6281388901368
Dapatkan informasi mengenai kegiatan gereja dan pengumuman lainnya melalui warta jemaat GKI Kelapa Cengkir

