Mata Iman #2100: Menjalani Kenyataan Pahit Bersama Kristus

MATA IMAN #2100
Minggu, 28 Desember 2025

Bacaan: Matius 2:13-23
Nas: Yusuf pun bangun dan mengambil Anak itu serta ibu-Nya malam itu juga, lalu menyingkir ke Mesir. (Ayat 14)

MENJALANI KENYATAAN PAHIT BERSAMA KRISTUS

Kita sering mendengar dan melihat pernyataan orang-orang yang sedang dilanda musibah:
“Mengapa Tuhan mengijinkan bencana alam yang merenggut banyak nyawa manusia?”
“Mengapa saya yang taat pada Tuhan, justru mengalami ketidakadilan?”

Allah dalam Yesus hadir di tengah realitas dunia. Realitas di mana terjadi kesenjangan ekonomi, kemiskinan dan penindasan. Yesus pun hadir dalam realitas di mana Dia dan keluarga-Nya harus mengungsi ke Mesir untuk bertahan hidup karena akan dibunuh oleh Herodes.

Pada hari Minggu pertama sesudah Natal, kita dibawa kepada kenyataan pahit dengan sudut pandang Ilahi. Hidup ini seperti permadani. Ketika dilihat dari bawah tampak silang sengkarut dan penuh keruwetan. Sebaliknya, ketika kita melihat dari atas, maka akan tampak keindahannya yang penuh pesona.
Kisah pengungsian Yesus dan keluarga-Nya menginspirasi kita untuk berani menjalani kenyataan hidup yang berat dan pahit. Marilah kita tetap beriman kepada Allah di dalam Kristus yang memampukan kita untuk menghadapi setiap perkara. (ANI)

KARENA IA SENDIRI TELAH MENDERITA KETIKA DICOBAI, IA DAPAT MENOLONG MEREKA YANG SEDANG DICOBAI. (Ibrani 2:18)

—————–

Informasi seputar GKI Kelapa Cengkir dapat diakses melalui :
https://linktr.ee/gkikelapacengkir
Whatsapp by http://wa.me/6281388901368

Dapatkan informasi mengenai kegiatan gereja dan pengumuman lainnya melalui warta jemaat GKI Kelapa Cengkir

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *