MATA IMAN #2040
Rabu, 29 Oktober 2025
Bacaan: Lukas 15:11-32
Nas: Kata anak itu kepadanya: Bapa, aku telah berdosa terhadap surga dan terhadap Bapa, aku tidak layak lagi disebutkan anak Bapa. (Ayat 21)
MENGAKUI KESALAHAN
Tak seorang pun luput dari kesalahan. Sehebat apa pun seseorang, pastilah pernah melakukan kesalahan, baik kesalahan kecil maupun besar menurut manusia. Namun, tidak semua orang mau mengakui kesalahan. Mengakui kesalahan tidaklah mudah dilakukan seperti membalik telapak tangan. Diperlukan keterbukaan dan kelapangan hati untuk melakukannya.
Bacaan hari ini menceritakan tentang si bungsu yang melakukan kesalahan besar dalam hidupnya. Dengan ringannya ia meminta harta bagiannya dari ayahnya, dan pergi meninggalkan rumah. Lalu ia menghamburkan uangnya dan hidup berfoya-foya sampai ludes hartanya sehingga ia hidup melarat dan terlunta-lunta. Di tengah penderitaanya itu, barulah ia menyadari kesalahannya dan melakukan penyesalan. Ia pulang ke rumah ayahnya karena ia ingat bahwa kasih ayahnya lebih besar daripada segala kesalahannya.
Sobat Cengkir, memang kasih Allah selalu lebih besar daripada segala dosa kita. Namun, hal itu bukanlah alasan bagi kita melakukan dosa lagi. Allah tidak pernah menolak siapa pun yang datang kepada-Nya, betapa pun banyak dosa kita.
Marilah kita menyadari bahwa begitu banyak dosa kita yang telah mendukakan hati Allah. Bukalah hati untuk datang kepada Tuhan Yesus Kristus agar kita mengalami pemulihan hubungan dengan-Nya. (PAT)
YESUS, KAU SUNGGUH BAIK. YESUS, NAMA-MU INDAH.
YESUS KUCINTA KAU SELALU, KUTINGGIKAN, KUAGUNGKAN SELAMANYA. (Sepenggal lirik lagu Yesus, Kau Sungguh Baik)
—————–
Informasi seputar GKI Kelapa Cengkir dapat diakses melalui :
https://linktr.ee/gkikelapacengkir
Whatsapp by http://wa.me/6281388901368
Dapatkan informasi mengenai kegiatan gereja dan pengumuman lainnya melalui warta jemaat GKI Kelapa Cengkir

