Mata Iman #2038: Mati Suri untuk Menjadi Diriku

MATA IMAN #2038
Senin, 27 Oktober 2025

Bacaan: Efesus 4:17-32
Nas: Apabila kamu menjadi marah, janganlah berbuat dosa: Janganlah matahari terbenam, sebelum padam kemarahanmu. (Ayat 26)

MATI SURI UNTUK MENJADI DIRIKU

Pada tahun 2006, seorang wanita di Singapura bernama Anita Moorjani mengalami koma selama 30 jam karena menderita leukemia. Harapan hidupnya sangat kecil. Tetapi tiba-tiba ia sadar dan keajaiban terjadi, hampir 70% sel kanker di tubuhnya menyusut dalam hitungan hari. Bahkan lima bulan kemudian, ia dinyatakan sembuh. Ia bersaksi bahwa selama koma, ia mendapat pencerahan bahwa sakitnya disebabkan oleh “tidur sambil membawa emosi negatif.” Pengalamannya ini ditulisnya di dalam buku “Dying to be me.” Secara harfiah berarti, mati suri untuk menjadi diriku. Buku ini menjadi best seller versi New York Times.

Tidak salah ketika Rasul Paulus menasihati jemaat Efesus agar jangan membawa kemarahan sampai matahari terbenam. Banyak hal positif seperti, membuang dusta, hidup jujur, jangan berkata kotor, termasuk membuang kepahitan, kegeraman, kemarahan dan fitnah, yang harus dilakukan oleh jemaat sebagai manusia baru karena penebusan Yesus Kristus.

Sobat Cengkir, marilah kita mempersiapkan tidur kita dengan hal-hal yang positif. Jika ada kemarahan, maafkan sebelum tidur. Jika ada kekecewaan, belajar merelakan. Belajarlah seperti Anita yang akan tidur jika ia sudah beremosi positif, seperti tenang, damai, mengampuni, optimis, bersyukur dan sebagainya.
Dying to be me merupakan kisah yang menyadarkan kita semua tentang siapa diri kita sesungguhnya, untuk apa kita hidup dan bagaimana hidup yang berdamai dengan sesama, lingkungan dan alam semesta. (ENO)

BERPIKIR POSITIF AKAN MEMBIARKAN ANDA MELAKUKAN SEGALA SESUATU LEBIH BAIK DARIPADA BERPIKIR NEGATIF. (Zig Ziglar)

—————–

Informasi seputar GKI Kelapa Cengkir dapat diakses melalui :
https://linktr.ee/gkikelapacengkir
Whatsapp by http://wa.me/6281388901368

Dapatkan informasi mengenai kegiatan gereja dan pengumuman lainnya melalui warta jemaat GKI Kelapa Cengkir

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *