MATA IMAN #2030
Minggu, 19 Oktober 2025
Bacaan: Lukas 18:1-8
Nas: Yesus menyampaikan suatu perumpamaan kepada mereka untuk menegaskan bahwa mereka harus selalu berdoa tanpa jemu-jemu. (Ayat 1)
BERTEKUN DALAM DOA
Tekun berdoa bukanlah memaksakan kehendak dan keinginan kita kepada Allah. Ketekunan kita dalam berdoa merupakan salah satu cara menjaga relasi kita dengan Allah di dalam kehidupan ini. Kita belajar menerima kehendak Allah dengan rasa syukur, walaupun kehendak-Nya itu mungkin tidak sesuai dengan kehendak kita.
Dalam Injil Lukas 18:1-8, Yesus menyampaikan sebuah perumpamaan tentang seorang janda yang tekun mendatangi seorang hakim dan meminta agar hakim itu membela haknya. Hakim tersebut merupakan seorang hakim yang tidak adil, tidak takut akan Allah dan tidak menghormati orang lain. Pada akhirnya, si hakim dengan terpaksa membela hak janda tersebut supaya janda itu tidak lagi mengganggunya. Melalui perumpamaan tersebut, Yesus ingin mengingatkan para murid-Nya agar mereka bertekun dalam doa.
Sobat Cengkir, marilah kita menjaga relasi dengan Allah melalui ketekunan dalam berdoa. Percayalah bahwa kehendak Tuhanlah yang terbaik dan belajarlah untuk menerima kehendak-Nya dalam hidup kita. (NCA)
YESUS, TUHAN, DENGAR DOAKU; ORANG LAIN KAU HAMPIRI, JANGAN JALAN T’RUS. (Refrein Kidung Jemaat 26)
—————–
Informasi seputar GKI Kelapa Cengkir dapat diakses melalui :
https://linktr.ee/gkikelapacengkir
Whatsapp by http://wa.me/6281388901368
Dapatkan informasi mengenai kegiatan gereja dan pengumuman lainnya melalui warta jemaat GKI Kelapa Cengkir

