MATA IMAN #1971
Kamis, 21 Agustus 2025
Bacaan: 2 Timotius 4:1-8
Nas: Karena akan datang waktunya, orang tidak dapat lagi menerima ajaran sehat, tetapi mereka akan mengumpulkan guru-guru menurut kehendaknya untuk memuaskan keinginan telinganya. (Ayat 3)
PICKY LISTENER
Di era digital ini, kita terbiasa menyusun playlist lagu hingga tontonan film sesuai selera pribadi. Namun, bahaya muncul ketika mentalitas “sesuai seleraku” ini kita bawa masuk ke dalam gereja. Kita mulai membuat daftar “pengkhotbah favorit” dan semangat ibadah meredup ketika yang melayani bukanlah sosok idola kita. Gereja yang seharusnya menjadi rumah Tuhan untuk menempa kita, justru berisiko menjadi panggung hiburan, di mana firman-Nya dinilai bukan dari kebenarannya, melainkan dari kemampuannya menggelitik telinga kita.
Rasul Paulus telah menubuatkan hal ini. Ia mengingatkan bahwa akan tiba masanya orang tidak lagi menerima ajaran yang sehat, melainkan mengumpulkan guru-guru yang hanya akan memberitakan apa yang ingin mereka dengar. Paulus justru mendorong Timotius untuk memberitakan seluruh kebenaran, baik yang menyenangkan maupun yang tidak. Selain itu, Timotius diajak untuk menegur dan menasihati dengan sabar. Ini adalah mandat pelayanan yang tidak berpusat pada popularitas, melainkan pada kesetiaan terhadap firman Tuhan.
Sobat Cengkir, marilah kita menguji hati kita kembali. Apakah kita datang ke gereja untuk mencari Tuhan atau sekadar mencari hiburan? Mari buka telinga kita bukan untuk dongeng yang meninabobokan, melainkan untuk kebenaran firman Tuhan yang sanggup mengubah, memperbaiki, dan menuntun kita pada pertumbuhan iman sejati. (NBA)
SELURUH SABDA-NYA ADALAH SURAT CINTA YANG PENTING DARI TUHAN, TAK PEDULI SIAPA PUN PENGANTAR POSNYA.
—————–
Informasi seputar GKI Kelapa Cengkir dapat diakses melalui :
https://linktr.ee/gkikelapacengkir
Whatsapp by http://wa.me/6281388901368
Dapatkan informasi mengenai kegiatan gereja dan pengumuman lainnya melalui warta jemaat GKI Kelapa Cengkir

