Mata Iman #1951: Fobia Whatsapp Group

MATA IMAN #1951
Jumat, 1 Agustus 2025

Bacaan: Pengkhotbah 3:1-8
Nas: ada waktu untuk berdiam diri dan ada waktu untuk berbicara (ayat 7).

FOBIA WHATSAPP GROUP

Dari sekian hal yang saya takuti di dunia ini, salah satunya adalah grup WhatsApp. Saya mudah lelah membaca puluhan notifikasi yang menumpuk, terutama jika isi percakapannya tidak terlalu penting atau menyulut perdebatan. Saya juga kerap merasa bersalah saat tidak segera membalas pesan, padahal saya sedang butuh waktu bernapas sejenak. Ternyata, saya tidak sendiri. Banyak orang bergumul dengan kelelahan sosial digital. Fenomena kembalinya tren ponsel Blackberry lawas di kalangan Gen Z membuktikan hal ini.

Bacaan Alkitab hari ini mengajak kita menyadari bahwa segala sesuatu ada waktunya. Ayat 7 mengatakan, “Ada waktu untuk berdiam diri, ada waktu untuk berbicara.” Ini adalah pengingat sederhana namun mendalam: kita tidak harus selalu hadir, merespons, atau aktif setiap saat. Ada saatnya diam menjadi pilihan yang bijak. Keheningan bukanlah kekosongan, melainkan ruang yang memungkinkan pemulihan, doa, dan kejernihan hati. Menjaga batas bukan berarti menjauhkan diri dari sesama, tetapi memberi ruang agar relasi bisa tetap sehat.

Jangan merasa bersalah saat perlu mengambil jarak dari grup, diskusi, atau notifikasi. Sadari dan hargai batas pribadi Anda. Luangkan waktu tanpa gangguan digital – untuk berdiam, merenung, dan berdoa. Dalam dunia yang bising, keheningan bisa menjadi bentuk kasih karena kasih dapat menjaga hati tetap tenang dan damai. (HH)

DALAM KEHENINGAN, DAMAI MENEMUKAN JALANNYA.

—————–

Informasi seputar GKI Kelapa Cengkir dapat diakses melalui :
https://linktr.ee/gkikelapacengkir
Whatsapp by http://wa.me/6281388901368

Dapatkan informasi mengenai kegiatan gereja dan pengumuman lainnya melalui warta jemaat GKI Kelapa Cengkir

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *