MATA IMAN #1929
Kamis, 10 Juli 2025
Bacaan: Markus 1:35-39
Nas: Jawab-Nya, ”Marilah kita pergi ke tempat lain, ke kota-kota sekitar ini, supaya di sana juga, Aku memberitakan Injil, karena untuk itu Aku telah datang.” (Ayat 38)
SELANJUTNYA APA?
Bagaimana Anda mengawali hari Anda setiap hari? Ada yang mengawalinya dengan saat teduh. Saat teduh adalah waktu berdoa dan merenungkan firman Tuhan secara pribadi yang dilakukan sebelum beraktivitas sepanjang hari. Namun ada juga yang melakukannya sebagai penutup hari setelah beraktivitas seharian.
Bagian Alkitab yang kita baca hari ini sering dipakai untuk menekankan pentingnya saat teduh. Yesus saja bersaat teduh di pagi hari, masa orang Kristen tidak? Akibatnya banyak orang Kristen yang bersaat teduh di pagi hari. Ada yang sungguh-sungguh melakukannya, tetapi ada juga yang hanya sekadar sebagai kewajiban. Namun bagian ini tidak berhenti pada pentingnya waktu bersaat teduh saja.
Setelah berdoa, Yesus langsung mengajak para murid ke tempat lain untuk memberitakan Injil. Meski para murid berkata bahwa banyak orang mencari Dia, Yesus tidak tinggal di situ. Yesus tahu untuk apa Ia datang ke dunia. Ada misi Allah yang harus Ia kerjakan, oleh karena itu Ia berdoa. Ia harus tetap dalam persekutuan dengan Bapa yang mengutus-Nya sampai misi itu tergenapi.
Sobat Cengkir, kita memang perlu memiliki waktu untuk saat teduh. Namun jangan berhenti di situ saja. Sama seperti Yesus, sesudah bersaat teduh, apa yang kita lakukan selanjutnya? Kiranya kita membuka diri untuk dikuatkan oleh Tuhan agar setia memuliakan Dia dan menjadi saksi Injil yang menyatakan kasih, keadilan dan kebenaran-Nya. (RZA)
INDAHNYA SAAT YANG TEDUH MENGHADAP TAKHTA BAPAKU: KUNAIKKAN DOA PADA-NYA SEHINGGA HATIKU LEGA. (penggalan syair Kidung Jemaat 454 bait pertama)
—————–
Informasi seputar GKI Kelapa Cengkir dapat diakses melalui :
https://linktr.ee/gkikelapacengkir
Whatsapp by http://wa.me/6281388901368
Dapatkan informasi mengenai kegiatan gereja dan pengumuman lainnya melalui warta jemaat GKI Kelapa Cengkir

