MATA IMAN #1881
Jumat, 23 Mei 2025
Bacaan: 1 Samuel 16:1-13
Nas: Bukan seperti yang dilihat manusia, sebab manusia melihat apa yang di depan mata, tetapi TUHAN melihat hati. (Ayat 7b)
BUKAN SELALU SI SULUNG
Dalam budaya kuno Timur Tengah, termasuk dalam tradisi Israel, anak sulung memiliki kedudukan istimewa. Mereka adalah pewaris utama keluarga, penerima warisan ganda, dan calon pemimpin generasi berikutnya. Namun, Alkitab justru berkali-kali menunjukkan bahwa Allah tidak selalu memilih yang sulung: Habel, bukan Kain. Ishak, bukan Ismael. Yakub, bukan Esau. Ini menunjukkan bahwa Allah melihat hati, bukan urutan, status, atau kekuatan.
Bacaan hari ini pun menyoroti kisah Daud, si bungsu yang bahkan tidak dipanggil saat Samuel mencari calon raja. TUHAN menolak ketujuh kakaknya, dan memilih Daud karena hatinya berkenan kepada-Nya. Prinsip pilihan TUHAN bukan didasarkan pada penampilan luar atau posisi manusia, melainkan pada kesiapan hati untuk taat.
Mungkin Anda merasa bukan yang paling menonjol, bukan “si sulung” dalam ukuran dunia. Tetapi ingatlah, Allah tidak menilai seperti manusia. Ia mencari hati yang terbuka dan bersedia dipakai. Apa pun peran Anda – di rumah, di tempat kerja, atau di komunitas – Allah sanggup memakai siapa saja. Bukan soal urutan, melainkan kesiapan. Karena itu, jangan merasa “kecil”, tetapi jadilah siap untuk dipakai oleh Allah. (HH)
TUHAN TIDAK MELIHAT SIAPA ANDA DI MATA ORANG, TETAPI SIAPA ANDA DI HADAPAN-NYA.
—————–
Informasi seputar GKI Kelapa Cengkir dapat diakses melalui :
https://linktr.ee/gkikelapacengkir
Whatsapp by http://wa.me/6281388901368
Dapatkan informasi mengenai kegiatan gereja dan pengumuman lainnya melalui warta jemaat GKI Kelapa Cengkir

