MATA IMAN #1870
Senin, 12 Mei 2025
Bacaan: 1 Korintus 2:6-16
Nas: Manusia alami tidak menerima apa yang berasal dari Roh Allah, karena hal itu baginya adalah kebodohan; ia tidak dapat memahaminya, sebab hal itu hanya dapat dinilai secara rohani. (Ayat 14).
MATA IMAN
Sebagai orang percaya, kita ini memiliki tiga mata: mata indrawi, mata nalar (akal budi), dan mata iman. Ketiganya memiliki fungsi yang berbeda: untuk melihat benda secara fisik, untuk berfikir, dan mengarahkan jalan kehidupan selaras dengan pengakuan imannya. Ketiganya bersifat komplementer, saling melengkapi, bukan substitusi, tidak bisa saling menggantikan, karena berbeda fungsi.
Rasul Paulus di dalam suratnya kepada jemaat Korintus, mengajarkan tentang Roh Allah yang memberikan hikmat surgawi, bukan hikmat duniawi. Penyelamatan dunia oleh kematian dan kebangkitan Yesus Kristus adalah kebodohan bagi dunia, karena dilihat dari mata iman yang berbeda. Apalagi dinilai dengan nalar manusia yang sangat terbatas. Manusia rohani melihat sesuatu dengan tuntunan Roh Allah, sehingga sanggup melihat sesuatu secara rohani.
Sobat Cengkir, apakah kita pernah mengalami kebingungan atau kerancuan pikiran di dalam menjalani iman kita? Kadang kita menggunakan kacamata yang salah dalam melihat sesuatu. Marilah kita belajar melihat sesuatu dengan “mata” sesuai kebutuhan. Mata jasmani untuk melihat benda fisik. Mata nalar untuk berfikir logis dan sistimatis di dalam berkarya. Pergunakanlah mata iman, dengan tuntunan Roh Kudus, kita akan sanggup melihat hal-hal yang kadang tidak masuk akal, tetapi terjadi dan hanya bisa dipahami dengan mata iman. (ENO)
HIDUP INI PENUH DENGAN KEAJAIBAN BAGI MEREKA YANG MELIHAT DENGAN MATA IMAN. (Unknown)
—————–
Informasi seputar GKI Kelapa Cengkir dapat diakses melalui :
https://linktr.ee/gkikelapacengkir
Whatsapp by http://wa.me/6281388901368
Dapatkan informasi mengenai kegiatan gereja dan pengumuman lainnya melalui warta jemaat GKI Kelapa Cengkir

