MATA IMAN #1865
Rabu, 7 Mei 2025
Bacaan: Kejadian 2:4b-17
Nas: TUHAN Allah mengambil manusia itu dan menempatkannya di Taman Eden untuk mengerjakan dan memelihara taman itu. (Ayat 15)
BEKERJA DI TENGAH ZAMAN YANG SULIT
Kita hidup di zaman yang tidak mudah. Ketegangan geopolitik, perang yang berkepanjangan, krisis iklim, serta kondisi ekonomi Indonesia yang menurun membuat bekerja menjadi semakin berat. Banyak orang mengalami tekanan dalam pekerjaan, atau bahkan kehilangan pekerjaan. Di tengah situasi ini, mungkin muncul pertanyaan: apakah bekerja adalah kutukan? Apakah kesulitan ini adalah akibat dari dosa manusia?
Alkitab menunjukkan bahwa bekerja bukanlah kutukan. Tuhan telah menetapkan manusia untuk mengerjakan dan memelihara taman itu. Pekerjaan adalah bagian dari identitas manusia sebagai gambar dan rupa Allah—Allah yang juga bekerja ketika menciptakan dunia ini. Setelah manusia jatuh dalam dosa, pekerjaan menjadi penuh jerih payah dan tantangan, namun hakikatnya tetap mulia. Bekerja bukan hanya aktivitas ekonomi, tetapi juga panggilan (vocation)—cara kita berpartisipasi dalam karya pemeliharaan Allah di dunia.
Karena itu, Sobat Cengkir dalam kondisi sesulit apa pun, mari kita memaknai pekerjaan sebagai bentuk ibadah. Bekerja bukan sekadar mencari nafkah, tetapi juga menjadi sarana untuk memuliakan Allah dan melayani sesama. (FMO)
KARENA ITU, SAUDARA-SAUDARAKU YANG TERKASIH, BERDIRILAH TEGUH, JANGAN GOYAH, DAN GIATLAH SELALU DALAM PEKERJAAN TUHAN! SEBAB, KAMU TAHU BAHWA DALAM PERSEKUTUAN DENGAN TUHAN JERIH PAYAHMU TIDAK SIA-SIA. (1 Korintus 15:58)
—————–
Informasi seputar GKI Kelapa Cengkir dapat diakses melalui :
https://linktr.ee/gkikelapacengkir
Whatsapp by http://wa.me/6281388901368
Dapatkan informasi mengenai kegiatan gereja dan pengumuman lainnya melalui warta jemaat GKI Kelapa Cengkir

