MATA IMAN #1841
Minggu, 13 April 2025
Bacaan: Lukas 23:1-49
Nas: Yesus berkata, “Ya Bapa, ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat.” (Ayat 34a)
YESUS MENGHADAPI SENGSARA
Hari Minggu ini dikenal sebagai Minggu Palma, sekaligus Minggu Sengsara. Kita mengenang dua peristiwa yang tampaknya bertolak belakang yaitu perayaan dan penderitaan. Yesus dielu-elukan sebagai Raja ketika memasuki Yerusalem. Namun tak lama kemudian, Ia dihina, disiksa, dan disalibkan. Mengapa Yesus tetap melangkah ke Yerusalem dan tidak melarikan diri dari salib? Karena kasih-Nya kepada kita, dan ketaatan-Nya kepada Bapa.
Yesus yang tidak berdosa menanggung derita dan sengsara. Ia diam ketika difitnah, dan tidak membalas saat dicemooh. Ketika disalibkan, Ia justru mengampuni orang-orang yang menyalibkan-Nya. Yesus menghadapi sengsara bukan karena Ia lemah, tetapi karena Ia kuat dalam kasih dan taat kepada Sang Bapa.
Saat ini, kita sebagai umat Allah dipanggil untuk berani menghadapi tantangan hidup dengan iman, tanpa menyerah, dan tidak melarikan diri dari kenyataan. Kita memang tidak dipaku pada kayu salib, tetapi ada “salib-salib” dalam hidup kita: kelelahan, kekecewaan, penolakan, atau tanggung jawab yang berat. Maukah kita memikulnya bersama Yesus? (ARK)
SALIB KUDUS PEGANGAN TETAP TEGUH DAN PENGHARAPAN DALAM HIDUP ORANG BERIMAN, TAK ‘KAN TERGOYAHKAN. (Kidung Keesaan 232 bait keempat)
—————–
Informasi seputar GKI Kelapa Cengkir dapat diakses melalui :
https://linktr.ee/gkikelapacengkir
Whatsapp by http://wa.me/6281388901368
Dapatkan informasi mengenai kegiatan gereja dan pengumuman lainnya melalui warta jemaat GKI Kelapa Cengkir

