MATA IMAN #1808
Selasa, 11 Maret 2025
Bacaan: Matius 17:24-27
Nas: Tetapi, supaya jangan kita membuat mereka gusar, pergilah memancing ke danau. Tangkaplah ikan pertama yang kaupancing. Bukalah mulutnya dan engkau akan menemukan mata uang empat dirham di dalamnya. Ambillah itu dan bayarkanlah kepada mereka, bagi-Ku dan bagimu juga. (Ayat 27 TB2-LAI)
KOIN DARI MULUT IKAN
Koin senilai empat dirham diperoleh Petrus dengan cara yang tidak terduga. Sebelum peristiwa itu terjadi, kemungkinan ada seseorang yang koinnya terjatuh ke danau, lalu datanglah seekor ikan menelan koin tersebut. Kemudian ikan tersebut dipancing oleh Petrus, dan saat mulutnya dibuka, eh ternyata ada koin yang sudah disediakan untuk membayar bea masuk ke Bait Allah untuk Yesus dan Petrus.
Yesus memberikan keteladanan dalam menaati aturan, agar tidak menjadi batu sandungan atau membuat pihak lain gusar. Yesus menunjukkan kuasa keilahian-Nya sebagai Anak Allah yang Mahatahu, dan sanggup memberkati. Koin berasal dari mulut ikan, bukan jatuh dari langit. Cara yang dipilih-Nya memerlukan ketaatan dan upaya dari Petrus untuk bertindak. Artinya, berkat disediakan Tuhan, namun sebagai manusia, kita harus tetap bekerja.
Makna lainnya adalah Yesus hadir ke dunia sebagai Sang Penebus. Dia membayar untuk diri-Nya dan Petrus, yang mewakili kita semua sebagai murid-Nya. Untuk bisa memasuki Bait Allah, kita tidak diminta membayar karena Yesus yang menyediakan koin dari mulut ikan. Keselamatan adalah anugerah, bukan dari upaya kita membayar sendiri, melainkan melalui karya penebusan yang dilakukan Yesus. (YOD)
KARENA SEMUA ORANG TELAH BERBUAT DOSA DAN KEHILANGAN KEMULIAAN ALLAH, DAN OLEH ANUGERAH-NYA TELAH DIBENARKAN DENGAN CUMA-CUMA MELALUI PENEBUSAN DALAM KRISTUS YESUS. (Roma 3:23-24 TB2-LAI)
—————
Informasi seputar GKI Kelapa Cengkir dapat diakses melalui :
https://linktr.ee/gkikelapacengkir
Whatsapp by http://wa.me/6281388901368
Dapatkan informasi mengenai kegiatan gereja dan pengumuman lainnya melalui warta jemaat GKI Kelapa Cengkir

