MATA IMAN # 1714
Sabtu, 7 Desember 2024
Bacaan: Lukas 1:26-38
Nas: Kata Maria: “Sesungguhnya aku ini hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu.” Lalu malaikat itu meninggalkan dia. (Ayat 38)
BUKAN RISIKONYA TETAPI MAKNANYA
Ketika memasuki bulan Desember, sejumlah toko dan pusat perbelanjaan sudah menghadirkan suasana Natal. Apa makna Natal bagi kita masing-masing?
Pada waktu itu, Maria yang bertunangan dengan Yusuf, menerima kabar yang sangat mengejutkan. Oleh karya Roh Kudus, ia akan hamil dan melahirkan seorang anak laki-laki dan harus diberi nama Yesus.
Maria memberikan tanggapan yang sangat mengharukan. Ia bersedia menerima anugerah Allah itu. Padahal Maria mengetahui risiko yang ditanggungnya. Ia dapat dituduh sebagai perempuan yang berzinah, karena belum bersuami tetapi sudah hamil.
Menurut hukum Yahudi, orang yang demikian harus dilempari batu sampai mati.
Bagi Maria, Natal adalah sebuah risiko yang berat, tetapi dengan berani dan mengharukan, ia memilih jalan yang penuh risiko itu.
Sobat Cengkir, marilah kita meneladani Maria yang memusatkan pikirannya pada makna Natal, bukan pada gemerlapnya Natal.
Natal adalah wujud nyata kasih Allah kepada kita. Allah sangat mengasihi Anda, apa pun keadaan Anda pada saat ini. (AKE)
BUKAN KITA YANG TELAH MENGASIHI ALLAH, TETAPI ALLAH YANG TELAH MENGASIHI KITA DAN YANG TELAH MENGUTUS ANAK-NYA SEBAGAI PENDAMAIAN BAGI DOSA-DOSA KITA. (1 Yohanes 4:10)
—————–
Informasi seputar GKI Kelapa Cengkir
dapat diakses melalui :
https://linktr.ee/gkikelapacengkir
Whatsapp by http://wa.me/6281388901368
Dapatkan informasi mengenai kegiatan gereja dan pengumuman lainnya melalui warta jemaat GKI Kelapa Cengkir

