MATA IMAN # 1661
Selasa, 15 Oktober 2024
Bacaan: Lukas 12:15-21
Nas: Kata-Nya lagi kepada mereka, “Berjaga-jagalah dan waspadalah terhadap segala ketamakan, sebab walaupun seorang berlimpah-limpah hartanya, hidupnya tidaklah berasal dari kekayaannya itu.” (Ayat 15 TB2-LAI)
KESERAKAHAN
Sebuah program dokumenter yang saya tonton menampilkan kebiasaan sejumlah hewan predator, seperti singa dan serigala, yang berburu dan makan sesuai kebutuhan mereka. Meskipun berhasil mendapatkan mangsa yang besar, mereka tidak mengambil lebih dari yang mereka perlukan. Para predator ini makan secukupnya untuk diri mereka dan anak-anak mereka. Tidak ada keinginan untuk menimbun lebih dan membuat makhluk lain berkekurangan.
Bukankah ini berbeda dengan manusia? Kita sering tergoda untuk mengambil lebih banyak dari yang sebenarnya kita butuhkan, terutama ketika kita merasa sudah bekerja keras untuk mendapatkannya. Begitu banyak masalah di dunia saat ini yang berakar dari keserakahan manusia, mulai dari korupsi, ketimpangan sosial, sampai eksploitasi alam.
Dalam bacaan Alkitab hari ini, Yesus mengingatkan kita melalui perumpamaan tentang orang kaya yang hanya terfokus pada mengumpulkan harta benda untuk dirinya sendiri. Namun, hidupnya diambil pada malam itu juga. Perumpamaan ini menegaskan bahwa harta benda dan kekayaan duniawi tidak memberi kita kehidupan yang bermakna. Sebaliknya, keserakahan justru membawa kita semakin jauh dari Tuhan dan sesama.
Sebagai pengikut Kristus, kita dipanggil untuk menolak keserakahan. Mari belajar dari alam yang penuh keseimbangan dan berusaha menjadi pribadi yang berbagi, bukan sekadar mengumpulkan untuk diri sendiri. (HH)
DUNIA INI CUKUP UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN MANUSIA, TETAPI TIDAK UNTUK KESERAKAHAN MANUSIA. (Mahatma Gandhi)
—————–
Informasi seputar GKI Kelapa Cengkir
dapat diakses melalui :
https://linktr.ee/gkikelapacengkir
Whatsapp by http://wa.me/6281388901368
Dapatkan informasi mengenai kegiatan gereja dan pengumuman lainnya melalui warta jemaat GKI Kelapa Cengkir

