Selamat datang di GKI Kelapa Cengkir. Untuk informasi lengkap mengenai kegiatan gereja dalam pekan ini, silakan membaca warta jemaat edisi 29 September 2024 berikut ini:
KARYA YANG TAK TERBATAS
(Bilangan 11:4-6, 10-16, 24-29; Mazmur 19:7-14; Yakobus 5:13-20; Markus 9:38-50)
Rahmat dan kuasa Roh Allah adalah anugerah yang tidak terbatas dan dapat mengalir kepada siapa saja, tanpa memandang latar belakang, status, maupun pengalaman. Dalam konteks iman, penting bagi umat untuk menyadari bahwa karya Allah dapat mengilhami dan memberdayakan orang lain, termasuk mereka yang berbeda dengan kita.
Allah tidak membatasi diri-Nya pada kelompok tertentu. Dalam Alkitab, kita melihat banyak contoh di mana Roh Allah bekerja melalui berbagai individu dari latar belakang yang berbeda. Ini menunjukkan bahwa setiap orang dapat menjadi saluran berkat. Di dalam Bilangan 11:24-29, Roh Tuhan turun kepada ketujuh puluh tua-tua, bukan hanya kepada Musa. Ini menunjukkan bahwa kuasa Allah dapat bekerja melalui orang-orang lain sesuai kehendak Allah. Dengan memahami bahwa rahmat Allah dapat mengalir melalui semua orang, kita diundang untuk bekerja sama dalam misi-Nya. Ini menciptakan persatuan dalam kemajemukan di antara umat.
Umat sering beranggapan bahwa karya Allah hanya dapat terjadi dalam konteks tertentu atau melalui individu tertentu. Namun, ajakan untuk tidak membatasi dan memonopoli karya Allah adalah panggilan untuk membuka hati dan pikiran kita karena karya Tuhan tidak terikat oleh batasan yang kita buat. Ketika kita berupaya untuk memonopoli karya-Nya, kita berisiko kehilangan kesempatan untuk mengalami mukjizat yang Dia lakukan melampaui pikiran manusia.
Dengan membuka diri terhadap berbagai cara Tuhan bekerja, kita memberi ruang bagi kreativitas dan inovasi dalam pelayanan dan ekspresi iman. Setiap individu membawa perspektif unik yang dapat memperkaya komunitas. Di dalam Markus 9:38-50, Yesus menegaskan bahwa siapa pun yang melakukan pekerjaan baik dalam nama-Nya, meskipun bukan bagian dari kelompok-Nya, tetap memiliki tempat dalam rencana Allah.
Umat perlu mendengarkan pengalaman dan kesaksian orang lain dari latar belakang yang berbeda, sehingga menciptakan kolaborasi antar kelompok dalam gereja untuk pelayanan bersama. Dengan menyadari bahwa rahmat dan kuasa Roh Allah dapat mengilhami semua orang, serta menghindari pembatasan terhadap karya-Nya, umat diajak untuk beriman secara inklusif dan terbuka. Setiap individu memiliki potensi untuk menjadi alat bagi karya Tuhan, dan bersama-sama kita dapat menciptakan dampak baik yang lebih besar bagi dunia ini. Mari kita rayakan keragaman ini sebagai bagian dari kasih dan karya Allah.
(Pnt. Budi Widjaja untuk Warta Jemaat 29 September 2024)
Dapatkan informasi mengenai kegiatan gereja dan pengumuman lainnya melalui warta jemaat dan linktree dari GKI Kelapa Cengkir

