MATA IMAN # 1595
Sabtu, 10 Agustus 2024
Bacaan: Pengkhotbah 3:1-15
Nas: Aku tahu bahwa segala sesuatu yang dilakukan Allah akan tetap ada untuk selamanya, tak dapat ditambah atau dikurangi. Allah berbuat demikian supaya manusia takut akan Dia. (Ayat 14 TB2-LAI)
GALA BUNGA MATAHARI
Ketika membaca atau mendengar judul ini, sebagian dari kita mungkin teringat lagu dari Sal Priadi atau Gempi yang menjadi pemeran dalam video musiknya. Kamis 8 Agustus 2024 lalu, ketika video klip tersebut tayang di Youtube, sebagian besar netizen bereaksi bagaimana kenangan mereka dengan orang-orang tersayang, yang lebih dahulu pergi meninggalkan dunia.
Sebagian dari kita mungkin tidak asing dengan perikop bacaan “untuk segala sesuatu ada waktunya” dan salah satu frase di dalamnya adalah “waktu untuk menangis.” Hal yang saya syukuri dari pengajaran GKI adalah umat Tuhan tidak dilarang untuk merasakan sedih dan menangis, terlebih jika rasa duka dan rindu akan orang yang sudah tiada, tiba-tiba hadir kembali.
Sekiranya kita teringat orang terkasih, syukuri memori dan kenangan itu. Bawalah dalam doa, sampaikan kepada Tuhan rasa kangenmu, karena Ia berdaulat atas dunia orang hidup dan yang mati. Setelah itu, lanjutkan hidup dengan takut akan Tuhan. Semoga kelak kita dapat berjumpa dengan pribadi yang kita kasihi tersebut. (AS)
MUNGKINKAH, MUNGKINKAH, MUNGKINKAH KAU MAMPIR HARI INI?
BILA TIDAK SEKARANG, JANJI KITA PASTI ‘KAN BERTEMU LAGI.
(lirik Gala Bunga Matahari, Sal Priadi)
—————–
Informasi seputar GKI Kelapa Cengkir
dapat diakses melalui :
https://linktr.ee/gkikelapacengkir
Whatsapp by http://wa.me/6281388901368
Dapatkan informasi mengenai kegiatan gereja dan pengumuman lainnya melalui warta jemaat GKI Kelapa Cengkir

