MATA IMAN # 1594
Jumat, 9 Agustus 2024
Bacaan: Kisah Para Rasul 9:19-31
Nas: Namun, Barnabas menerima dia dan membawanya kepada rasul-rasul serta menceritakan kepada mereka, bagaimana Saulus melihat Tuhan di tengah jalan dan bahwa Tuhan berbicara kepadanya dan bagaimana keberaniannya mengajar di Damsyik dalam nama Yesus. (Ayat 27 TB2-LAI)
CINTA TAK TERBATAS DARI BARNABAS
Bagi kita yang pernah disakiti oleh orang lain, lalu kita diminta untuk mencintai orang itu, rasanya susah atau mudah untuk melakukannya? Ketika manusia disakiti, maka biasanya timbullah rasa benci, bukan cinta. Namun, bagaimana dengan Barnabas?
Saat itu, Saulus dikenal sebagai orang yang tega menganiaya orang percaya. Sementara Barnabas merupakan bagian dari kelompok orang percaya. Jika kita menjadi Barnabas, maka belum tentu bisa menerima Saulus karena kita kesal dengan orang yang pernah menganiaya saudara seiman. Kita pun layak untuk curiga terhadap Saulus; benarkah kini ia sudah bertobat dan menjadi seorang murid Kristus? Namun, Barnabas justru memilih untuk menerima Saulus. Ia juga membantu Saulus agar bisa diterima oleh para rasul dan jemaat Yerusalem.
Sobat Cengkir, marilah kita belajar dari Barnabas. Mencintai dengan kasih yang tanpa batas, ternyata dapat dilakukan oleh Barnabas yang beriman kepada Kristus. Bagaimana dengan kita? (GKA)
ALLAH TIDAK HANYA MEMBERIKAN CINTA UNTUK KITA RAYAKAN SENDIRI, TETAPI IA MEMBERIKAN CINTA-NYA UNTUK MEMBERDAYAKAN KITA AGAR BERKARYA DI DALAM DUNIA BAGI KEMULIAAN-NYA.
—————–
Informasi seputar GKI Kelapa Cengkir
dapat diakses melalui :
https://linktr.ee/gkikelapacengkir
Whatsapp by http://wa.me/6281388901368
Dapatkan informasi mengenai kegiatan gereja dan pengumuman lainnya melalui warta jemaat GKI Kelapa Cengkir

