Ia Datang Karena Cinta-Nya

Yesaya 40:1-11; Mazmur 85:2-3, 9-14; 2 Petrus 3:8-15; Markus 1:1-8

Dalam masa penantian ini, kita kembali diingatkan akan bagaimana besarnya
kasih Allah kepada umat manusia. Dalam kitab Yesaya kita melihat bahwa lama
sebelum kelahiran Yesus Kristus, pada saat umat Israel tersiksa karena
terbelenggu penjajahan dan pembuangan, Allah meminta Nabi Yesaya untuk
menyampaikan kepada umat Israel bahwa pada saatnya nanti akan ada suara
yang berseru-seru dari padang gurun untuk mempersiapkan kedatangan Tuhan.
Jadi, Tuhan sendirilah yang bergerak untuk menyelamatkan umat-Nya .
Ratusan tahun kemudian, Ketika manusia mungkin sudah melupakannya, janji
Allah tergenapi. Setelah sekian lama orang Israel tidak mendengar suara Allah
melalui utusan-Nya, suara Allah kembali terdengar dengan lantang di tengah
padang gurun: “Bertobatlah dan berilah dirimu dibaptis dan Allah akan
mengampuni dosamu.” Pesan yang disampaikan melalui hamba Allah yaitu
Yohanes Pembaptis itu bukanlah suatu ancaman, tetapi sebuah pesan cinta.
Allah tidak ingin manusia binasa dalam keberdosaannya, melainkan
memperoleh keselamatan di dalam putra-Nya yaitu Yesus Kristus. Keselamatan
yang dianugerahkan Allah kepada manusia semata mata karena cintaNya yang
begitu besar kepada kita. Pertobatan yang diinginkan Tuhan semata mata untuk
kepentingan kita, agar kita tidak binasa, karena cinta Tuhan kepada kita.
Oleh karena itu, marilah kita mempersiapkan kedatangan-Nya dengan hidup
dalam pertobatan , sebagai bukti nyata kesetiaan dan cinta kita kepada Allah.
Marilah kita selalu memuliakan nama Tuhan. Tidak hanya melalui perkataan
atau nyanyian, tetapi dengan mempersembahkan seluruh hidup untuk
kemulianNya, sebagai bukti cinta kita kepada-Nya.

Ditulis oleh Pnt. Koko Subianko

You May Also Like

About the Author: gkikelapacengkir

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *