Mata Iman #851: ULAR TANGGA

MATA IMAN #851
Kamis, 28 Juli 2022

Bacaan: Amsal 18:20-24
Nas: Ada teman yang mendatangkan kecelakaan, tetapi ada juga sahabat yang lebih karib dari pada seorang saudara. (Ayat 24)

ULAR TANGGA

Kita pasti pernah memainkannya. Dadu dilempar, lalu bidak bergerak dalam jumlah langkah sesuai mata dadu. Terkadang kita berhenti di kotak tangga, yang memberikan keuntungan, maju atau naik lebih cepat. Sebaliknya, berhenti di ekor ular berarti mundur atau turun.

Ular dan tangga adalah orang di sekitar kita. Seperti nasihat dari Amsal mengenai pergaulan yang dinyatakan di dalam nas: Ada kawan yang bisa membantu cepat sampai tujuan, ada pula yang justru menghambat, bahkan menjerumuskan. Bedanya, kita melangkah bukan ditentukan hasil lemparan dadu, melainkan dengan hikmat dan akal budi.

Selektiflah dalam memilih sahabat, karena pergaulan atau lingkar sosial yang Anda tentukan, akan berpengaruh kepada kehidupan masing-masing. Jangan menjadi ular yang merugikan. Berikan pengaruh positif, jadilah tangga yang bermanfaat bagi para sahabatmu. (YOD)

Dan marilah kita saling memperhatikan supaya kita saling mendorong dalam kasih dan dalam pekerjaan baik. (Ibrani 10:24)


Informasi seputar GKI Kelapa Cengkir
dapat diakses melalui :
https://linktr.ee/gkikelapacengkir
Whatsapp by wa.me/+6281388901368

You May Also Like

About the Author: gkikelapacengkir

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *