Mata Iman #753: DUA PEDANG

MATA IMAN #753
Kamis 21 April 2022

Bacaan: Lukas 22:35-38
Nas: Kata mereka: “Tuhan, ini dua pedang.” Jawab-Nya: “Sudah cukup.” (ayat 38)

DUA PEDANG

Lanjutan dari peristiwa Kamis Putih adalah perdebatan mengenai siapa yang terbesar, dan Yesus memberikan teladan dengan menjadi pelayan yang membasuh kaki para murid-Nya. Lalu Yesus membandingkan kondisi saat awal mereka diutus memberitakan Injil. Mereka berkecukupan dan diterima di berbagai tempat. Namun, situasi berubah: Yesus akan ditangkap, dan mereka harus bersiap.

Yesus mengingatkan agar mereka membawa pundi dan bekal yang cukup, dan bersiap mempertahankan diri. Para murid berkata “Tuhan, ini dua pedang.” dan Yesus menjawab: “Sudah cukup.” Ini bukan mengacu kepada jumlah: Dua pedang untuk sebelas orang, jelas tidak cukup; melainkan sebagai ungkapan kekecewaan, karena mereka salah memahami. Terbukti, Yesus menentang kekerasan, ketika Petrus menebas telinga seorang hamba dari imam besar; Yesus menegur lalu memulihkan telinga Malkhus yang terputus. (Yohanes 18:10-11, Lukas 22:50-51). Pedang yang dimaksud, banyak ditafsirkan sebagai kiasan, yakni Firman Allah, bukan secara literal.

Terkadang kita salah memahami maksud Tuhan, karena mengartikan sesuai selera. Atau merasa tidak siap menghadapi perubahan. Memang Tuhan selalu menyertai kita, namun mukjizat atau pertolongan-Nya tidak datang sesuai waktu yang kita mau. Ada kalanya pula Tuhan seolah tidak menjawab doa, karena Ia ingin agar kita bertumbuh, dan menjadi lebih siap dalam menghadapi kesukaran. Di saat Tuhan memintamu mempersiapkan pedang; ingatlah selalu untuk memahami Firman Allah dengan perspektif rohani, sehingga itulah yang membangun dan menguatkan imanmu. (YOD)

Sebab itu ambillah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat mengadakan perlawanan pada hari yang jahat itu dan tetap berdiri, sesudah kamu menyelesaikan segala sesuatu. (Efesus 6:13)

 

——————
Informasi seputar GKI Kelapa Cengkir
dapat diakses melalui :
https://linktr.ee/gkikelapacengkir
Whatsapp by wa.me/+6281388901368

You May Also Like

About the Author: gkikelapacengkir

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Fatal error: Uncaught wfWAFStorageFileException: Unable to save temporary file for atomic writing. in /home/u7049137/public_html/wp-content/plugins/wordfence/vendor/wordfence/wf-waf/src/lib/storage/file.php:34 Stack trace: #0 /home/u7049137/public_html/wp-content/plugins/wordfence/vendor/wordfence/wf-waf/src/lib/storage/file.php(658): wfWAFStorageFile::atomicFilePutContents('/home/u7049137/...', '<?php exit('Acc...') #1 [internal function]: wfWAFStorageFile->saveConfig('livewaf') #2 {main} thrown in /home/u7049137/public_html/wp-content/plugins/wordfence/vendor/wordfence/wf-waf/src/lib/storage/file.php on line 34