Mata Iman #692: CANCEL CULTURE

MATA IMAN #692
Sabtu, 19 Februari 2022

CANCEL CULTURE

Bacaan: Yakobus 4:11-12
Nas: Hanya ada satu Pembuat hukum dan Hakim, yaitu Dia yang berkuasa menyelamatkan dan membinasakan. Tetapi siapakah engkau, sehingga engkau mau menghakimi sesamamu manusia? (ayat 12)

Media sosial dihebohkan oleh kasus lama yang kembali terungkap di permukaan. Setelah Juli 2021 lalu salah satu pengguna akun Twitter menyatakan dirinya dilecehkan oleh selebriti dan 11 Februari 2022 pengguna tersebut menyatakan dirinya berbohong dan mengalami gangguan delusi.

Apakah pengguna akun Twitter tersebut benar-benar delusi? Atau apakah selebriti tersebut memang tidak melakukan pelecehan? Tidak ada yang tahu. Tetapi yang saya tahu, respons warganet, atau mungkin kita, terkadang membela satu pihak dan ingin pihak lainnya hancur ketika melihat sebuah konflik atau permasalahan.

Kebiasaan menghakimi dan paling paham hukum tentu perlu kita waspadai. Dalam ajaran Kristiani, baik Hukum Kasih dan 10 perintah Allah, dibuat oleh Allah untuk menjadi landasan hidup kita. Kita pun perlu sadar bahwa Allah sendiri yang akan berkuasa untuk melakukan penghakiman akhir. Penghakiman sementara di dunia ini biarlah juga menjadi tanggung jawab bagi orang-orang yang telah bersumpah menjunjung keadilan kepada Allah.

Sangat menyedihkan, ada kubu yang masih menghina selebriti tersebut, dan ada kubu yang berbalik merundung pemilik akun Twitter di awal; melegalkan cancel culture tanpa melihat dari beberapa perspektif. Apakah cancel culture tersebut juga telah dan akan kita hidupi ketika merespons masalah di sekitar kita? Ataukah kita dapat membiarkan hukum berjalan dengan proses semestinya? (AS)

Open your mind before your mouth
-Aristophanes (dramawan Yunani Kuno)

 

——————
Informasi seputar GKI Kelapa Cengkir
dapat diakses melalui :
https://linktr.ee/gkikelapacengkir
Whatsapp by wa.me/+6281388901368

You May Also Like

About the Author: gkikelapacengkir

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Fatal error: Uncaught wfWAFStorageFileException: Unable to save temporary file for atomic writing. in /home/u7049137/public_html/wp-content/plugins/wordfence/vendor/wordfence/wf-waf/src/lib/storage/file.php:34 Stack trace: #0 /home/u7049137/public_html/wp-content/plugins/wordfence/vendor/wordfence/wf-waf/src/lib/storage/file.php(658): wfWAFStorageFile::atomicFilePutContents('/home/u7049137/...', '<?php exit('Acc...') #1 [internal function]: wfWAFStorageFile->saveConfig('livewaf') #2 {main} thrown in /home/u7049137/public_html/wp-content/plugins/wordfence/vendor/wordfence/wf-waf/src/lib/storage/file.php on line 34