Mata Iman #603: SAKSI DUSTA

MATA IMAN #603
Senin, 22 November 2021

Bacaan: Keluaran 20:12-17
Nas: Jangan mengucapkan saksi dusta tentang sesamamu. (ay 16).

SAKSI DUSTA

Saksi adalah orang yang melihat, mendengar atau mengalami suatu peristiwa tertentu. Saya pernah menjadi saksi di pengadilan karena kasus penggelapan uang di kantor. Tidak mudah menjadi saksi perkara pidana, salah ngomong bisa berubah menjadi terdakwa. Seorang saksi harus berkata sesuai dengan apa yang sesungguhnya terjadi dan dia ketahui. Jika tidak tahu lebih baik terus terang, jangan mengarang. Jika saksi mengatakan tidak benar maka dia sudah menjadi saksi dusta.

Titah kesembilan dari Dasa Titah Tuhan adalah: “Jangan mengucapkan saksi dusta tentang sesamamu.” Hal ini dipandang serius karena berkata dusta merupakan dosa yang serius. Tuhan menganugerahi lidah kepada manusia bukan untuk berbicara sembarangan. Dengan lidah yang kecil orang dapat menyampaikan hal-hal yang baik, tetapi juga dapat menciptakan persoalan besar. Paralel dengan titah ini, Yesus Kristus bersabda: “Jika ya, hendaklah kamu katakan: ya, jika tidak hendaklah kamu katakan: tidak. Apa yang lebih dari pada itu berasal dari si jahat. (Matius 5:37).

Perintah ini jelas, tetapi tidak mudah karena menuntut setiap kita, orang percaya, untuk selalu berkata benar. Apalagi mempergunjingkan sesama di belakang orangnya, jika faktanya benar saja tidak elok, apalagi yang bersifat dusta, ditambahi dan dibumbui agar sedap didengar. Perintah ini menuntut kita untuk bijak di dalam mengendalikan lidah kita yang tidak bertulang ini. Mengendalikan lidah yang kecil ini tidak mudah, memerlukan pertolongan Roh Kudus agar kita konsisten dan perkataan kita menjadi berkat bukan laknat. (ENO)

SIAPA YANG MAU MENCINTAI HIDUP DAN MAU MELIHAT HARI-HARI BAIK, IA HARUS MENJAGA LIDAHNYA TERHADAP YANG JAHAT DAN BIBIRNYA TERHADAP UCAPAN-UCAPAN YANG MENIPU. (1 Petrus 3:10).

 

—————————
Informasi seputar GKI Kelapa Cengkir
dapat diakses melalui :
https://linktr.ee/gkikelapacengkir
Whatsapp by wa.me/+6281388901368

You May Also Like

About the Author: gkikelapacengkir

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *