Mata Iman #600: MEMANGGIL NAMA TUHAN?

MATA IMAN #600
Jumat, 19 November 2021

Bacaan: Mazmur 116:1-9
Nas: Aku mengasihi TUHAN, sebab Ia mendengarkan suaraku dan permohonanku. (ayat 1)

MEMANGGIL NAMA TUHAN?

Ada orang Kristen yang menuntut untuk hanya memakai nama Ibrani “Yahweh” bagi Allah Bapa dan “Yeshua” (Yahshua) untuk Yesus. Secara tradisi dialek daerah, ada juga beberapa umat Kristiani di Nusantara yang bisa spontan menyebut”Tuhan Yesus” ketika menyaksikan sebuah peristiwa. Di luar negeri, kata “Jesus” juga menjadi salah satu bahasa pergaulan informal. Secara khusus, saya memiliki seorang teman yang saat menghadapi rumitnya pekerjaan atau situasi yang sangat menjengkelkan, akan mengusap-usap kepalanya sambil berujar, “Darah Yesus…”

Bicara soal menyebut nama Tuhan, kita bisa mengambil inspirasi dari Daud – sosok yang sangat terbuka akan segala naik-turun pergumulan hidupnya, dan sering menyebut nama Tuhan di bait-bait Mazmurnya. Daud menyebut nama Tuhan ketika bersuka cita, demikian juga ketika ia merasa seakan Tuhan meninggalkannya. Di Mazmur 116 ini, Daud mengingatkan kita bahwa saat menyebut namaNya, kita tak disambut oleh ruang hampa belaka -Tuhan menyendengkan telingaNya juga pada kita.

Tuhan memerhatikan hidup kita yang mungkin biasa saja, Ia juga mendengarkan seruan kita padaNya. Maka mari kita tak ragu untuk menyerukan namaNya, sebagai bentuk melibatkan sosok Tuhan dalam tiap liku kehidupan kita. Ia adalah Bapa kita, dan ia sangat peduli pada panggilan anak-anakNya. (OLV)

DI LUAR SESI IBADAH, SEBERAPA SERING KITA MEMANGGIL NAMA TUHAN DI HIDUP KITA?
————————————–
Informasi seputar GKI Kelapa Cengkir
dapat diakses melalui :
https://linktr.ee/gkikelapacengkir
Whatsapp by wa.me/+6281388901368

You May Also Like

About the Author: gkikelapacengkir

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *