Mata Iman #469: PANDAI MENDENGAR DAN BERKATA-KATA YANG BENAR

MATA IMAN #469
Minggu 11 Juli 2021

Bacaan: Markus 6:14-29
Nas: Ketika murid-murid Yohanes mendengar hal itu mereka datang dan mengambil mayatnya, lalu membaringkannya dalam kuburan. (ayat 29)

PANDAI MENDENGAR DAN BERKATA-KATA YANG BENAR

Dengan semakin transparannya medsos dan cyber forum, yang bisa mencapai follower yang tidak terbatas, akan sangat mudah dibelokkan menjadi hal-hal yang negatif dalam rangka pemberitaan yang tidak benar (hoax) yang dapat menimbulkan keresahan, perseteruan dan perpecahan di antara kita. Hal ini terbukti dengan salah satu fenomena yang terjadi di antara para pecandu medsos dengan sebutan FOMO – Fear of Missing Out, yang merupakan phobia atau ketakutan berlebihan akan ketinggalan berita karena tidak membuka media sosial atau dalam generasi milenial lebih dikenal dengan istilah “Kudet” alias Kurang Update

Ada individu yang memilih untuk mendengar dengan baik sehingga bisa menyaring mana kabar yang baik dan kabar yang buruk, lalu berupaya untuk dapat menyampaikan kabar yang baik pula. Namun, ada pula individu yang memilih untuk tidak melakukan hal itu. Seni mendengarkan menjadi penting dalam hal ini. Demikian halnya terjadi pada raja Herodes yang melakukan kesalahan fatal. Herodes mendengar apa yang baik, namun tidak melakukan apa yang benar. Inilah yang terjadi akhir-akhir ini di masa pandemi yang berkepanjangan dan melelahkan.

Semua informasi yang tersebar di berbagai media bisa dibaca setiap orang di mana pun dan ada kecenderungan untuk tidak terlebih dulu menyaring: Manakah kabar yang benar dan mana kabar yang salah? Apakah sebuah kabar perlu kita teruskan ataukah tidak? Marilah mulai sekarang, kita berupaya untuk dapat menyaring dan mendengar semua informasi secara selektif. Kita memohon pertolongan Roh Kudus agar dimampukan untuk mendengarkan dan membaca dengan baik, bukan hanya dengan menyiapkan telinga dan mata kita, tetapi juga menyiapkan hati yang bersih dan pikiran yang jernih agar setiap perkataan yang keluar dari mulut kita serta setiap kalimat yang kita tulis dalam media sosial menyatakan damai sejahtera dan kasih Allah. (RSW)

“Ketika Anda berbicara, Anda hanya mengulangi apa yang sudah Anda ketahui. Tetapi jika Anda mendengarkan, Anda mungkin belajar sesuatu yang baru.”
-Dalai Lama

 

————————————–
Informasi seputar GKI Kelapa Cengkir
dapat diakses melalui :
https://linktr.ee/gkikelapacengkir
Whatsapp by wa.me/+6281388901368

You May Also Like

About the Author: gkikelapacengkir

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Fatal error: Uncaught wfWAFStorageFileException: Unable to save temporary file for atomic writing. in /home/u7049137/public_html/wp-content/plugins/wordfence/vendor/wordfence/wf-waf/src/lib/storage/file.php:34 Stack trace: #0 /home/u7049137/public_html/wp-content/plugins/wordfence/vendor/wordfence/wf-waf/src/lib/storage/file.php(658): wfWAFStorageFile::atomicFilePutContents('/home/u7049137/...', '<?php exit('Acc...') #1 [internal function]: wfWAFStorageFile->saveConfig('livewaf') #2 {main} thrown in /home/u7049137/public_html/wp-content/plugins/wordfence/vendor/wordfence/wf-waf/src/lib/storage/file.php on line 34