Mata Iman #424: ATHEISME

MATA IMAN #424
Kamis, 27 Mei 2021

Bacaan: Mazmur 53
Orang bebal berkata dalam hatinya: “Tidak ada Allah!” Busuk dan jijik kecurangan mereka, tidak ada yang berbuat baik. (ayat 2)

ATHEISME

Salah kaprah kadang terjadi, atheisme diartikan “tidak percaya adanya Tuhan” – padahal lebih tepat adalah “percaya tidak adanya Tuhan”. Sekilas mirip, penekanannya adalah apa yang dipercayai. Mungkin dalam taraf sangat ringan, kita pernah menjadi atheis lho. Yakni ketika kita mulai meragukan Tuhan, lebih meyakini kemampuan manusia, mesin, teknologi, ilmu, hasil statistik atau apapun melebihi Tuhan; yang sebenarnya tidak perlu dibenturkan. Semua hasil ciptaan manusia itu kan bersumber dari akal budi yang dikaruniakan Tuhan.

Atheisme menganggap agama bukan solusi karena manusia tetap bisa hidup baik berdampingan dengan mematuhi norma dan hukum. Buktinya di beberapa negara, ga pake tuhan-tuhanan, tetapi rajin dan disiplin taat peraturan, malah bangsanya bisa jadi lebih maju.

Mazmur 53 menunjukkan kebebalan manusia yang menyangkal kekuasaan dan kehadiran Allah sehingga manusia melakukan kejahatan terhadap sesamanya. Setiap orang yang beriman kepada Allah dipanggil untuk menyatakan kehadiran Allah di dalam kehidupan ini dengan menentang kejahatan dan peduli kepada yang tertindas.

Coba renungkan, pernahkah Sobat Cengkir mendapat pertolongan Tuhan, dan membagikan pengalaman itu? Atau menjadi perpanjangan tangan Tuhan membantu orang lain? Manakah yang lebih engkau tonjolkan, fanatisme dengan debat tak berkesudahan, atau tindakan altruisme yang mengekspresikan kasih Tuhan? Jika kita mencapai prestasi, mendapatkan penilaian yang baik atau berbagai sanjungan, apakah kita tetap rendah hati mengakui bahwa sesungguhnya itu semua terjadi karena berkat dan kemurahanNya? (YOD)

Percayalah kepada TUHAN dan lakukanlah yang baik -Mazmur 37:3a

 

————————————–
Informasi seputar GKI Kelapa Cengkir
dapat diakses melalui :
https://linktr.ee/gkikelapacengkir

Whatsapp by wa.me/+6281388901368

You May Also Like

About the Author: gkikelapacengkir

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Fatal error: Uncaught wfWAFStorageFileException: Unable to save temporary file for atomic writing. in /home/u7049137/public_html/wp-content/plugins/wordfence/vendor/wordfence/wf-waf/src/lib/storage/file.php:34 Stack trace: #0 /home/u7049137/public_html/wp-content/plugins/wordfence/vendor/wordfence/wf-waf/src/lib/storage/file.php(658): wfWAFStorageFile::atomicFilePutContents('/home/u7049137/...', '<?php exit('Acc...') #1 [internal function]: wfWAFStorageFile->saveConfig('livewaf') #2 {main} thrown in /home/u7049137/public_html/wp-content/plugins/wordfence/vendor/wordfence/wf-waf/src/lib/storage/file.php on line 34