Menjadi Saksi Dalam Hikmat-Nya – Refleksi Ibadah Hari Kenaikan Yesus Kristus

“Ha? Ngasih kesaksian di persekutuan? Jangan saya deh, yang lain atau pendeta aja!”

Pernah diminta untuk memberi kesaksian saat persekutuan? Sobat Cengkir biasanya menerima atau menolak, hayo? Perlu kita pahami dulu bahwa memberi kesaksian bukan tugas hamba Tuhan saja, melainkan tugas setiap pengikut Kristus.

Dalam Ibadah Kenaikan Kristus, Pdt. Simon Stevi Lie sebagai pelayan firman menyampaikan bahwa Manusia adalah pribadi yang dapat melihat bagaimana Tuhan berkarya dalam keselamatan, dalam semesta ciptaan-Nya. Kita adalah agen perubahan, maka kita yang sudah tahu dan bergetar dalam batin, kita harus bergerak menjadi saksi, menyatakan Kerajaan Allah.

Tentu jangan sampai kita salah memahami Kerajaan Allah sebagai sesuatu yang harafiah layaknya murid-murid Yesus yang ingin bangsa Israel kembali pulih. Kita perlu memahami bahwa menyatakan Kerajaan Allah adalah menyatakan Allah yang memerintah dalam kehidupan setiap manusia dengan kasih. Ketika kita memiliki kepekaan iman, kita akan sadar bahwa setiap momen dalam kehidupan manusia, Allah turut hadir dalam setiap suka dan duka, dalam setiap perbuatan baik dan buruk kita, serta Ia yang memulihkan kehidupan kita.

Lantas bagaimana agar kabar Kerajaan Allah dapat kita sampaikan? Kita dapat mencontoh hidup Yesus Kristus, di mana Dia telah lebih dahulu menghidupi kasih Allah dan menyatakan kasih Allah dalam perjalanan hidupnya bahkan berkorban di kayu salib. Kita dapat mencontoh Kristus, di mana:

  1. Dia Raja menjadi hamba;
  2. Dia Allah menjadi manusia;
  3. Dia, Yang Abadi, tidak pernah mati, mau mati; dan
  4. Dia, Yang Mulia rela hina

Dengan mengkuti empat poin tersebut, kita mengikuti teladan Kristus dan sedang memiliki hikmat untuk mewujudnyatakan kerajaan Allah. Dan dalam tindakan tersebut, kehidupan kitalah yang menjadi saksi secara langsung, di mana orang dapat tercelikkan lalu melihat Allah turut berkarya dalam hidup mereka.

Ibadah Kenaikan Yesus Kristus, 13 Mei 2021 merupakan berkolaborasi antara GKI Kelapa Cengkir, GKI Agape, GKI Gading Indah.

You May Also Like

About the Author: gkikelapacengkir

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *