Mata Iman #386: KU TAK PERCAYA KAMU MATI

MATA IMAN #386
Senin 19 April 2021

Bacaan: Lukas 23:44-49
Nas: Semua orang yang mengenal Yesus dari dekat, termasuk perempuan-perempuan yang mengikuti Dia dari Galilea, berdiri jauh-jauh dan melihat semuanya itu. (ay 49).

KU TAK PERCAYA KAMU MATI

Judul renungan hari ini saya ambil dari judul sebuah film yang dirilis tanggal 10 Oktober 2019 lalu. Judul ini sejatinya menggambarkan reaksi Fantar ketika dikabari bahwa sahabatnya, teman sebangkunya, Bagong meninggal karena tabrak lari. Fantar belum merelakan kepergian sahabatnya atau bahkan tak percaya kalau Bagong mati. Kematian mendadak apalagi di usia muda, sering mengagetkan sehingga ada penolakan dari yang ditinggalkan, apalagi yang ‘lagi sayang-sayangnya.’

Demikian pula reaksi murid-murid Yesus terhadap kematian Tuhan Yesus. Mereka tidak rela bahkan tidak percaya bahwa Yesus, Sang Mesias itu mati di kayu salib. Walau mereka mengenal cukup dekat dengan Yesus, akan tetapi ternyata mereka tidak cukup mengerti akan misi kedatangan Yesus ke dunia ini. Mereka ‘salah memahami’ akan kemesiasan Yesus. Mereka membanggakan Yesus sebagai mesias yang mumpuni dengan menyembuhkan orang sakit bahkan membangkitkan orang mati. Mereka berharap Yesus membebaskan bangsa Israel dari penjajahan Romawi.

Pertanyaannya: Harapan apa yang menjadi motivasi kita mengikut Yesus. Sembuh dari sakit, terberkati dengan hal-hal duniawi misalnya kekayaan, anak cucu, derajat-pangkat yang baik? Atau apa? Marilah kita belajar sebagai pengikut yang benar. Pengikut seharusnya taat kepada yang diikutinya, meneladani karakter tuannya, menyenangkan yang mengutusnya dan sebagainya. Marilah kita menantikan panggilan-Nya dan menerima kemuliaan-Nya. (ENO)

KEMATIAN ADALAH JEMBATAN YANG MENGHUBUNG KAN YANG MENCINTAI DENGAN YANG DICINTAI.

———————————
Informasi seputar GKI Kelapa Cengkir dapat diakses melalui :
Whatsapp by wa.me/+6281388901368
Website (http://gkikelapacengkir.org)
Instagram (@gkikelapacengkir)

You May Also Like

About the Author: gkikelapacengkir

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *