Mata Iman #353: MIKIR SEBELUM MAKAN

MATA IMAN #353
Sabtu 13 Maret 2021

Ayat bacaan: Keluaran 16:13-21
Nas: Beginilah perintah TUHAN: Pungutlah itu, tiap-tiap orang menurut keperluannya; masing-masing kamu boleh mengambil untuk seisi kemahnya, segomer seorang, menurut jumlah jiwa.” (ayat 16)

MIKIR SEBELUM MAKAN

Sebagian umat Kristen di masa Pra-Paskah mengambil komitmen untuk berpuasa dan berpantang dalam mengonsumsi sesuatu. Tetapi tidak sedikit yang melihat hari Minggu sebagai “hari libur” dari puasa dan pantang, lalu balas dendam dengan makan banyak dan sepuasnya. Ada juga beberapa orang yang selesai menjalani puasa, langsung berbuka dengan porsi makanan sebanyak mungkin. Tentu hal ini perlu dipikirkan berdasarkan aspek keagamaan maupun aspek gizi.

Beragam agama, umumnya mengajarkan kebaikan, termasuk agama Kristen pun mengajarkan kebaikan bagi kesehatan umatnya. Konteks dalam bacaan kali ini, umat Israel yang memulai perantauan keluar dari tanah perbudakan di Mesir, mengalami kesulitan untuk mencari makan.

Di tengah padang gurun, di mana belum ada Go-Food dan Grab-Food, agak sulit tentunya untuk berburu atau bercocok tanam. Tetapi Allah, Sang Penyedia segala sesuatu, menjawab kebutuhan umat-Nya. Allah juga mengajarkan umat-Nya untuk hidup dengan berkecukupan, yang dimulai dengan mengukur makanan yang akan dikonsumsi.

Dalam 10 pedoman gizi seimbang, satu poin yang perlu kita laksanakan adalah syukuri dan nikmati aneka ragam makanan. Tentunya akan sulit bagi kita untuk bersyukur ketika kita merasa terlalu kenyang, sehingga kesulitan melanjutkan aktivitas. Maka, berpikirlah sebelum makan, seberapa nikmat Tuhan yang cukup bagi kita, seperti doa yang kita sampaikan pada-Nya, “Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya.” (AS)

Makanlah sebelum lapar dan berhentilah sebelum kenyang (Pepatah tetangga)

—–
Informasi seputar GKI Kelapa Cengkir dapat diakses melalui :
Whatsapp by wa.me/+6281388901368
Website (http://gkikelapacengkir.org)
Instagram (@gkikelapacengkir)

You May Also Like

About the Author: gkikelapacengkir

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *