Mata Iman #314: Jangkar Kehidupan

MATA IMAN #314
Selasa 2 Februari 2021

Bacaan : Matius 21:28-33
Nas : Sebab Yohanes datang untuk menunjukkan jalan kebenaran kepadamu, dan kamu tidak percaya kepadanya. Tetapi pemungut-pemungut cukai dan perempuan-perempuan sundal percaya kepadanya. Dan meskipun kamu melihatnya, tetapi kemudian kamu tidak menyesal dan kamu tidak juga percaya kepadanya (ayat 32).

JANGKAR KEHIDUPAN

Jangkar kapal adalah alat untuk menambatkan kapal. Jangkar diturunkan ke dasar laut, sungai atau jenis perairan lainnya sehingga kapal tidak bisa berpindah posisi walaupun ada hembusan angin, gelombang dan arus air. Sadar atau tidak, terkadang kita terombang-ambing dan terbawa arus kehidupan. Entah karena kesibukan atau kepentingan lain, kita sering sekali abai menjalankan firman Tuhan.

Di dalam Matius 21:28-32, Yesus menyampaikan perumpamaan tentang dua orang anak. Seorang laki-laki menyuruh anak sulungnya untuk pergi dan bekerja di kebun anggur pada hari ini. Anak itu mengatakan bahwa ia bersedia melaksanakannya, tetapi ternyata ia tidak melakukannya. Lalu orang itu pergi kepada anak yang kedua dan memberikan perintah yang sama. Anak itu menjawab bahwa ia tidak mau melakukannya. Namun, ia menyesal lalu pergilah ia mengerjakan perintah tersebut. Siapakah di antara mereka yang melakukan kehendak ayahnya? Tentunya anak yang terakhir.

Kita sering terbuai dengan label anak Tuhan, pengikut Kristus, saya seorang Kristen. Namun kadang-kadang kita seperti anak sulung dalam perumpamaan tersebut. Setiap hari Minggu bahkan mungkin setiap hari, kita membaca dan mendengar firman Tuhan tetapi belum tentu kita melakukannya. Ingatlah, tidak pernah ada kata terlambat untuk melakukan perubahan dalam hidup, Roh Kudus memampukan kita (PNA).

Jadi, apakah jangkar kehidupan kita? Firman Tuhan. Setialah untuk melakukannya.

———————-
Informasi seputar GKI Kelapa Cengkir dapat diakses melalui :
Whatsapp by wa.me/+6281388901368
Website (http://gkikelapacengkir.org)
Instagram (@gkikelapacengkir)

You May Also Like

About the Author: gkikelapacengkir

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Fatal error: Uncaught wfWAFStorageFileException: Unable to save temporary file for atomic writing. in /home/u7049137/public_html/wp-content/plugins/wordfence/vendor/wordfence/wf-waf/src/lib/storage/file.php:34 Stack trace: #0 /home/u7049137/public_html/wp-content/plugins/wordfence/vendor/wordfence/wf-waf/src/lib/storage/file.php(658): wfWAFStorageFile::atomicFilePutContents('/home/u7049137/...', '<?php exit('Acc...') #1 [internal function]: wfWAFStorageFile->saveConfig('livewaf') #2 {main} thrown in /home/u7049137/public_html/wp-content/plugins/wordfence/vendor/wordfence/wf-waf/src/lib/storage/file.php on line 34