Mata Iman #283: Pezinah, Perusuh dan Penuntut

MATA IMAN #283
Sabtu, 02 Januari 2021

Bacaan: Yohanes 7:53 – 8:11
Nas: Lalu kata Yesus: “Aku pun tidak menghukum engkau. Pergilah, dan jangan berbuat dosa lagi mulai dari sekarang.” (Ayat 11b)

PEZINAH, PERUSUH, DAN PENUNTUT

Menyambung Mata Iman ke-282 oleh Sdri. OLV, tertawa di atas penderitaan orang yang benar, tentu sebagian dari kita menganggap itu salah. Tetapi kalau tertawa di atas penderitaan yang kita nilai bersalah, bagaimana? Apakah kita mewajarkannya?

Mungkin kita juga kerap melakukannya.Contohnya, ketika salah satu organisasi yang dianggap meresahkan tersebut dibubarkan, banyak komentar di media sosial yang mengadili mereka. Begitu pun dengan kasus selebriti yang diduga merekam video tidak senonoh, netizen pun “rajin” mengadili di kolom komentar media sosialnya.

Hobi mengadili sejatinya bukan hal yang baru, Termasuk dalam era Yesus berkiprah, ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi menggunakan kasus perempuan yang kedapatan berzinah untuk mencobai Yesus dalam hal mengadili.

Sayangnya, jawaban Yesus dan perbuatannya bukan sekadar “adil” di mana perempuan pezinah itu dihukum, atau sekadar “kasih” hampa di mana melarang orang orang untuk menghukum. Jawaban Yesus merupakan perwujudan dari “mengadili dengan kasih” dan “mengasihi dengan adil”, bahkan diwujudkan melalui pengorbanan di kayu salib demi keselamatan semua ciptaan.

Dalam lingkungan sekitar kita pun, tentu ada orang yang mungkin ketahuan berbuat salah dan dosa. Lalu, mampukah kita “mengadili dengan kasih” dan “mengasihi dengan adil”? Rangkul mereka dalam kasih Kristus dan jadilah sahabat bagi mereka yang berdosa, seperti yang Yesus lakukan. (AS)

Sebab Anak Manusia datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang – Yesus

———————-
Informasi seputar GKI Kelapa Cengkir dapat diakses melalui :
Whatsapp by wa.me/+6281388901368
Website (http://gkikelapacengkir.org)
Instagram (@gkikelapacengkir)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *