Mata Iman #187: In Christ Alone

MATA IMAN #187

Bacaan: Yohanes 3:13-21
Nas: Karena begitu besar kasih Allah akan duna ini, Ia telah mengaruniakan anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. (ay 16).

IN CHRIST ALONE

“In Christ Alone” lagu yang dinyanyikan oleh Stuart Townend, musisi Inggris. Penggalan syairnya berbunyi:
Di dalam Kristus saja harapanku ditemukan.
Dia adalah cahayaku, kekuatanku dan laguku.
Batu penjuru yang kokoh untuk melewati kekeringan dan badai terberat.
Betapa tingginya cinta, betapa dalamnya kedamaian.
Penghiburku, segalanya bagiku, di dalam kasih-Mu aku berdiri.
Di tanah, tubuh-Nya terbaring.
Terang dunia terbunuh oleh kegelapan.
Di hari mulia Dia bangkit, berdiri dalam kemenangan.
Kutukan dosaku telah kehilangan cengkeramannya, dibeli dengan darah Kristus yang berharga.
Dalam kuasa Kristus aku berdiri.

Syair lagu tentang iman yang sangat mendalam. Misi penyelamatan Allah terhadap manusia berdosa, semata karena kasih-Nya. Kalau bukan kasih Allah, maka dengan gampang Tuhan menghukum manusia seperti yang telah dilakukan-Nya di zaman Nuh dengan air bah dan di zaman Abraham yang dikenal dengan tragedi Sodom dan Gomora. Yesus rela menderita disiksa yang berujung kematian di kayu salib, itu semua karena cinta-Nya kepada manusia. Walau sangat berat, tetapi Yesus setia dengan pengutusan Sang Bapa, menanggung dosa kita. Kebangkitan-Nya adalah kemenangan yang meluputkan kutukan dosa yaitu maut.

Sebagai umat tebusan, seharusnya kita mengucap syukur atas kasih-Nya, dengan mewujud-nyatakan kasih Tuhan di dalam hidup kita. Membawa damai sorgawi di bumi. Sudahkah kita menjadi duta damai-Nya dan berdiri teguh membawa panji kasih-Nya? (ENO)

DARI TANGISAN PERTAMA SAMPAI HEMBUSAN NAFAS TERAKHIR, YESUS MENGATUR TAKDIRKU. (Stuart Townend).

———————-
Informasi seputar GKI Kelapa Cengkir dapat diakses melalui :
Whatsapp by wa.me/+6281388901368
Website (http://gkikelapacengkir.org)
Instagram (@gkikelapacengkir)

You May Also Like

About the Author: gkikelapacengkir

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *