Mata Iman #155: Rajawali Dan Gagak

MATA IMAN #155

Bacaan: Nehemia 6:1-3
Nas: “Aku tengah melakukan suatu pekerjaan besar. Aku tidak bisa datang! Untuk apa pekerjaan ini terhenti oleh sebab aku meninggalkannya dan pergi kepada kamu! (ayat 3b)

RAJAWALI DAN GAGAK

Rajawali terbang tinggi, gagak pun mengikuti lalu hinggap di punggungnya. Gagak terus mengeluarkan suara berisik “Kwaaak…kwaaak…” sembari menancapkan cakar di tubuh rajawali, mencoba melukai dan menjatuhkannya. Namun rajawali sadar, bukan levelnya untuk meladeni gagak, lalu ia memutuskan untuk terbang naik, semakin tinggi hingga akhirnya gagak kehabisan nafas dan melepaskan cengkeramannya. Rajawali keluar sebagai pemenang dan si gagak terpental dengan sendirinya.

Nehemia hendak membangun kembali tembok Yerusalem. Sanbalat, Tobia, dan Gesyem bagaikan trio kwek-kwek, tetapi mereka selalu “bernyanyi sumbang” mulai dari mengejek, mengintimidasi, merencanakan sabotase, menyebar fitnah hingga mengancam untuk membunuh Nehemia. Namun semua hal itu tidak membuat Nehemia ambyar. Ia tetap fokus untuk mengerjakan dan menyelesaikan pembangunan tembok Yerusalem.

Kadang kala, kita bertemu dengan orang yang suka mengkritik atau berkomentar negatif, sebelas-dua belas dengan seorang tokoh dalam film pendek berjudul Tilik yaitu Bu Tejo atau haters yang selalu mencela. Jika pikiran Anda teralihkan untuk bertengkar, Anda hanya membuang waktu dan tenaga. Cara yang dilakukan rajawali adalah tetap fokus pada tujuan, terbang lebih tinggi, lama-lama sang pencemooh akan kicep dan pergi. Sudahkah Anda fokus kepada tujuan yang hendak dicapai? (YOD)

=

Ambillah batu-batu yang dilemparkan pengkritik kepadamu dan gunakan untuk membangun monumen. (Ratan Tata)

——————————–
Informasi seputar GKI Kelapa Cengkir dapat diakses melalui :
Whatsapp by wa.me/+6281388901368
Website (http://gkikelapacengkir.org)
Instagram (@gkikelapacengkir)

You May Also Like

About the Author: gkikelapacengkir

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *