Mata Iman #141: Karena Berakit Ke Hulu, Belum Tentu Berenang Kemudian

MATA IMAN #141

Ayat bacaan: Ulangan 34:1-7
Nas: Dan berfirmanlah TUHAN kepadanya: “Inilah negeri yang Kujanjikan dengan sumpah kepada Abraham, Ishak dan Yakub; demikian: Kepada keturunanmulah akan Kuberikan negeri itu. Aku mengizinkan engkau melihatnya dengan matamu sendiri, tetapi engkau tidak akan menyeberang ke sana.” (ay 4)

KARENA BERAKIT KE HULU, BELUM TENTU BERENANG KEMUDIAN

Pernah mendengar pepatah “Berakit-rakit ke hulu, berenang-renang ke tepian”? Konon maknanya bisa ditemukan dari kelanjutan pepatah tersebut, yaitu bersakit-sakit dulu, bersenang-senang kemudian.
Namun realita nampaknya tidak selalu berjalan sesuai harapan. Mungkin ketidaksesuaian ini yang menjadi landasan bagi band Jamrud membuat liriknya “Berakit-rakit kita ke hulu, berenang kita ke tepian. Bersakit dahulu senang pun tak datang, malah mati kemudian.” Sedikit sarkas, namun realistis.

Hal yang sama mungkin bisa kita lihat pada hidup Musa, sosok pejuang pembebasan Israel dari tanah Mesir, serta penuntun bangsa bebal, yang hobinya tobat dan kumat. Secara manusiawi, Musa layak mendapatkan apresiasi sebesar-besarnya atas banyak hal positif yang ia lakukan. Namun, Tuhan berkehendak bahwa Musa hanya melihat tanah Kanaan, dan Musa mati di tanah Moab.

Kebesaran hati Musa adalah salah satu hal yang perlu diteladani. Ia memahami rencana Allah, di mana segala perjuangannya, tidak ia rasakan sepenuhnya, namun bagi bangsa dan keturunannya.
Jika saat ini, segala perjuangan kita belum tentu kita rasakan sepenuhnya, maka janganlah remuk hati. Mungkin Tuhan ingin, melalui hal baik yang kita tabur saat ini, generasi selanjutnya memperoleh dampak yang baik, dan mereka dapat memuliakan Tuhan. (AS)

Teruslah berbuat baik, bukan bagi dirimu, namun bagi kemuliaan Tuhan dan kebaikan generasi selanjutnya bangsa kita.

———————————
Informasi seputar GKI Kelapa Cengkir dapat diakses melalui :
Whatsapp by (081388901368)
Website (http://gkikelapacengkir.org)
Instagram (@gkikelapacengkir)

You May Also Like

About the Author: gkikelapacengkir

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *