MATA IMAN #50
Bacaan: Kisah Para Rasul 27:1-13
Nas: Beritakanlah Firman, siap sedialah baik atau tidak baik waktunya, nyatakanlah apa yang salah, tegorlah dan nasihatilah dengan segala kesabaran dan pengajaran. (2 Timotius 4:2).
TELADAN PAULUS
Kisah Para Rasul 28:11 secara spesifik menyebut, haluan kapal yang ditumpangi Paulus memakai lambang Dioskuri. Alkitab bahasa Inggris mendefinisikannya “The Twin Brothers as its figurehead” (Amplified Bible). Dalam mitologi Yunani mereka adalah anak kembar Zeus, yang diyakini masyarakat sekitar Mediterania sebagai dewa pelindung para pelaut dan menjadi simbol zodiak Gemini. Pemilik kapal memasang ukiran hiasan tersebut, tentu karena berharap agar selalu aman.
Lukas, penulis Kisah Para Rasul secara tersirat menyampaikan ironi bahwa dewa kembar tidak mampu melindungi kapal Aleksandria dari badai. Dalam situasi mencekam, Paulus masih sempat-sempatnya bersaksi tentang Tuhan, bahkan mengadakan perjamuan kudus dengan memecahkan roti. Juga meyakinkan penumpang kapal bahwa semua akan tetap hidup. Pesan Paulus kepada Timotius pada ayat nas bukan cuap-cuap atau teori. Paulus sudah mengalami dan mempraktikkannya. Episode kapal karam hanya sebagian kecil saja.
Anda mungkin punya rencana yang terpaksa batal karena PSBB; mirip seperti Paulus yang tadinya akan dibawa ke Roma untuk diadili; namun Tuhan menundanya hingga Paulus singgah di berbagai kota. Paulus tidak menjadi tawar hati, melainkan tetap memberitakan firman. Saat ini dapat dikatakan saat yang tidak baik, namun itu bukan halangan untuk memberitakan firman seperti yang sudah diteladankan Paulus. Ayo kita mulai melakukannya melalui teladan dalam sikap, tindakan dan ucapan kita. (YOD)
OLEH KEMURAHAN ALLAH KAMI TELAH MENERIMA PELAYANAN INI. KARENA ITU KAMI TIDAK TAWAR HATI. (2 Korintus 4:1)
———————————
Informasi seputar GKI Kelapa Cengkir dapat diakses melalui :
Whatsapp by (081388901368)
Website (http://gkikelapacengkir.org)
Instagram (@gkikelapacengkir)

