Mata Iman #22: Taat VS Maunya Sendiri

MATA IMAN #22

Bacaan: Kolose 3: 22-23

Nas: “Hai hamba-hamba, taatilah tuanmu yang ada di dunia ini dalam segala hal, jangan hanya di hadapan mereka saja untuk menyenangkan mereka, melainkan dengan tulus hati karena takut akan Tuhan. Apa pun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia.” (Kolose 3:22-23)

TAAT vs MAUNYA SENDIRI

Seorang pembantu menerima teks WA. “Mbak, nanti tolong sapu dan pel kamar, cuci dan ganti sprei lalu rapikan tempat tidur. Saya pulang larut malam. Makasih ya…” Kemudian balasan terkirim “Baik Tuan.” Namun ia punya pikiran sendiri “Nanti pulang pasti tuan saya sangat lapar, karena kerja lembur. Lebih baik saya masak menu kesukaannya,” Seharian ia sibuk di dapur dan tidak sempat melakukan apa yang diminta. Ketika pulang, kecewalah tuannya, karena baru saja menghadiri pesta acara kantor, ia sudah kenyang dan capek, ingin langsung tidur, tetapi kamarnya masih berantakan. Sedangkan hidangan di meja makan, tidak dilirik sama sekali.

Kadang kita punya pikiran dan kemauan sendiri yang beda dengan pemimpin dan merasa “Saya tahu apa yang lebih baik.” Dalam ilustrasi di atas, mungkin niatnya baik, ingin menyenangkan. Namun karena melakukan hal lain, justru yang terjadi adalah sebaliknya.

Kini kita diwajibkan pakai masker jika di luar rumah, serta Tunda Mudik atau Piknik, untuk menekan laju penyebaran Covid-19. Ayo taati, jangan mau-maunya sendiri.

Surat Kolose mengajak para pembacanya untuk mengerti dan menaati kehendak Tuhan, ”supaya kamu menerima segala hikmat dan pengertian yang benar, untuk mengetahui kehendak Tuhan yang sempurna” (1:9)

Ketaatan kepada Tuhan, yang didasari kasih merupakan wujud nyata perubahan hidup kita sebagai manusia baru. Ketaatan kepada Tuhan berdasarkan kasih juga menjadi dasar relasi kita sebagai anggota keluarga di rumah, aktivis pelayanan di gereja, sebagai pegawai di kantor, serta terhadap setiap otoritas yang menaungi kita. Dengan menjadikan kasih kepada Tuhan sebagai dasar tindakan kita, ayo kita belajar menjadi taat dan benar-benar melakukan segala sesuatu untuk Tuhan. (YOS)

Kita bisa taat tanpa mengasihi Tuhan, namun karena mengasihi Tuhan pasti kita bisa taat.

———————————
Informasi seputar GKI Kelapa Cengkir dapat diakses melalui :
Whatsapp by (081388901368)
Website (http://gkikelapacengkir.org)
Instagram (@gkikelapacengkir)

You May Also Like

About the Author: gkikelapacengkir

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *