Memperjumpakan Allah

Yer 17:5-10 ; Mzm 1 ; 1 Kor 15:12-20 ; Luk 6:17-26

Perjumpaan adalah sebuah proses. Dalam pemanggilan para murid Yesus juga berproses.Lukas 6:12 : Pada waktu itu pergilah Yesus ke bukit untuk berdoa dan semalam-malaman Ia berdoa kepada Allah. Jika anda diminta melayani entah jadi penatua, pengurus,ataupun panitia, ataupun dalam tugas pelayanan yang lain sadarilah itu melalui proses pergumulan yang panjang juga. MJ bergumul, Tuhan sendiri bergumul di saat meminta kita. Maka hargailah proses itu.

Perjumpaan adalah inisiatif Allah. Lukas 6:17 : Lalu Ia turun dengan mereka dan berhenti pada suatu tempat yang datar: di situ berkumpul sejumlah besar dari murid-murid-Nya dan banyak orang lain yang datang dari seluruh Yudea dan dari Yerusalem dan dari daerah pantai Tirus dan Sidon. Yesus “Turun”…Yesus memperjumpakan dirinya….Yesus menampakan dirinya bagi banyak orang.mereka yang rindu mendengarkan,disembuhkan dan dilepaskan dari kuasa roh jahat. Yesus menyediakan dirinya. Menariknya adalah respons dari orang banyak yang lalu berusaha menjamah dia. Respons orang banyak dengan menjamah menunjukan kerinduan datangnya Tuhan.

Ibadah ini adalah perjumpaan dengan Tuhan dan inisiatif dari Tuhan. Kita diundang, kita dipanggil.bukan kebalikannya. Tuhan rindu berjumpa dengan kita apakah kita juga rindu berjumpa dengan Tuhan? Bukankan Tuhan turun dan berjumpa dengan kita yang lemah, letih, lapar, haus serta berbeban berat.

Maka tetaplah bergantung pada Tuhan di segala situasi. Sukacita-dukacita, kaya-miskin,lapar-kenyang, dipuji-dihujat. Bergantunglah pada Tuhan dan jangan bergantung pada diri sendiri apalagi kepada orang lain. Gantungkan iman percaya kita kepada Tuhan. Karena keselamatan dan penyertaan Tuhan tiada berkesudahan.

Respons kita yang lebih lanjut adalah bersedia dipanggil Tuhan intn untuk memperjumpakan sesama kita dengan Tuhan. Melalui berbagai bidang dan lini kehidupan kita, Tuhan dapat memakai kita untuk memperjumpakan diri-Nya dengan sesama kita. Harapannya tentu supaya sesama kita dapat merasakan kasih Kristus dan pemulihan dalam hidupnya.

(Pdt. Winner Pananjaya pada kebaktian Umum 17 Februari 2019)

You May Also Like

About the Author: gkikelapacengkir

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *