Didefinisikan bahwa gereja adalah persekutuan orang-orang yang percaya kepada Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat. Lalu, mengapa gereja yang demikian ini (berdasarkan definisinya) memperingati bulan keluarga? Apa memang ada hubungan antara keluarga dan gereja?
Gereja: Bagian dari Masyarakat
Eklesia diambil dari dua kata dengan ek yang artinya “keluar” serta kaleo yang berarti “memanggil” atau “dipanggil”. Jadi, eklesia adalah orang-orang yang dipanggil keluar dari “dunia” ini untuk menjadi persekutuan orang-orang percaya kepada Yesus Kristus. Gereja juga dipanggil untuk menjadi berkat bagi dunia.
Keluarga sebagai Pintu Mengenal Persekutuan
Gereja adalah tempat ibadah bagi semua umur. Ada yang masih ingat ketika masa-masa Sekolah Minggu datang ke sana untuk memuji Tuhan? Kita didik sedari kecil untuk tidak sekadar tahu “apa, sih agama yang dianut?” tetapi juga dituntun dalam pengenalan akan kasih-Nya.
Markus 10:13–16
10:13 Lalu orang membawa anak-anak kecil kepada Yesus, supaya Ia menjamah mereka; akan tetapi murid-murid-Nya memarahi orang-orang itu. 10:14 Ketika Yesus melihat hal itu, Ia marah dan berkata kepada mereka: “Biarkan anak-anak itu datang kepada-Ku, jangan menghalang-halangi mereka, sebab orang-orang yang seperti itulah yang empunya Kerajaan Allah. 10:15 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barang siapa tidak menyambut Kerajaan Allah seperti seorang anak kecil, ia tidak akan masuk ke dalamnya.” 10:16 Lalu Ia memeluk anak-anak itu dan sambil meletakkan tangan-Nya atas mereka Ia memberkati mereka.
Keluarga: Bagian dari Gereja
Keluarga adalah bagian dari gereja. Di dalam Bulan Keluarga, gereja mempunyai kesempatan khusus untuk membina keluarga yang menjadi anggotanya. Bulan keluarga merupakan waktu ketika gereja secara khusus membina keluarga supaya menjadi keluarga yang kuat.
Keseriusan Gereja dalam Pembinaan Keluarga
Sebelum pernikahan pasangan dilaksanakan, pasangan menjalani Bina Pranikah yang menjadi salah satu syarat untuk mendapat pelayanan Peneguhan dan Pemberkatan Nikah. Setelah menerima pelayanan peneguhan dan pemberkatan nikah, mereka dibina sebagai pasangan suami-istri oleh Komisi Dewasa. Mengapa demikian? Hubungan suami-istri sering dipakai sebagai gambaran yang sangat indah dari hubungan Kristus dengan jemaat-Nya (Efesus 5:22–33). Hal tersebut menjadi alasan mengapa pembinaan suami-istri menjadi sangat penting bagi gereja. Hal Inilah juga yang menjadi latar belakang diadakannya bulan keluarga dalam kalender gerejawi. Mudah-mudahan sama seperti tulisan-tulisan saya yang lalu, tulisan inipun menjadi berkat bagi jemaat GKI Kelapa Cengkir.
– Pdt. Agustinus Kermite (aguskermite@yahoo.com)
Disunting oleh Ezra Epiphania

