Terciptanya persekutuan

Di dalam salah satu bagian dari liturgi kita, kita jumpai “salam damai” dimana kita member salam seorang kepada yang lain. Maksudnya adalah, bukan kita ingin berkenalan dengan yang lain tapi karena kita ingin hidup berdamai dengan sesama kita. Itu sebabnya anggota jemaat memberikan salam seorang kepada yang lain.

Jadi bukan salamnya yang penting tetapi apa yang dilambangkan dengan salam itu. Mengapa kita hidup berdamai dengan sesama kita, karena kita telah diperdamaikan dengan Allah melalui dan didalam pengorbanan Tuhan Yesus Kristus di atas kayu salib (yang nanti akan kita peringati pada minggu sengsara Tuhan Yesus). Anggota jemaat harus hidup berdamai bukan saja dengan Allah tetapi juga dengan sesamanya, karena pengorbanan Tuhan Yesus Kristus.

Hidup berdamai dengan sesama inilah yang kemudian menyebabkan teciptanya persekutuan (bandingkan dengan cara hidup jemaat mula-mula yang tertulis dalam kisah para Rasul 2). Dan harusdiakui juga bahwa persekutuan ini adalah hasil karya Roh Kudus. Roh Kuduslah yang telah bekerja didalam hati orang bukan saja membuat mereka percaya kepada Tuhan Yesus, tetapi juga menciptakan mereka menjadi satu persekutuan.

You May Also Like

About the Author: gkikelapacengkir

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *