
Pertobatan berarti apa? Pernahkah kita mendengar istilah make over? Make over berarti perubahan. Sebagaimana istilah yang merujuk kepada perubahan tersebut, demikian halnya dengan pertobatan, yakni perubahan, total. Apa yang berubah? Sikap diri yang buruk menjadi baik.
Pertobatan adalah Inisiatif Allah. ALLAH-lah yang menginginkan kita bertobat, hal ini dapat kita lihat dari Yunus 3:1–2 dan Markus 1:15. Berita pertobatan adalah dari Allah. Kita sebagai manusia hanyalah corong yang menyerukan berita itu. Inisiatif dari Allah menunjukan betapa perhatiannya Allah kepada kita, Allah ingin hidup kita berubah jauh lebih baik. Itu berarti Allah mengasihi kita. Seruan untuk bertobat sendiri dapat datang dari siapa saja dan situasi maupun peristiwa apa saja. Lalu, apa respons kita?
Niniwe langsung menanggapi seruan untuk bertobat itu. Hal ini dapat dilihat dalam Yunus 3:5–6.
3:5 Orang Niniwe percaya kepada Allah, lalu mereka mengumumkan puasa dan mereka, baik orang dewasa maupun anak-anak, mengenakan kain kabung. 3:6 Setelah sampai kabar itu kepada raja kota Niniwe, turunlah ia dari singgasananya, ditanggalkannya jubahnya, diselubungkannya kain kabung, lalu duduklah ia di abu.
Responsnya begitu cepat serta begitu percaya kepada Allah. Berbeda dengan Israel yang seringkali berlagak di hadapan Tuhan. Saat Allah sudah berinisiatif, segeralah! Seperti yang dikatakan dalam 1 Korintus 7:29,”waktu sangatlah singkat.”
Segeralah bertobat dan suarakanlah berita baik itu melalui kehidupan kita. Tuhan Yesus Memberkati.
– Pdt. Winner Pananjaya
Disunting oleh Ezra Epiphania

