”USIA INDAH”

”USIA INDAH”

(Yehezkiel 17:22-24; Mazmur 92:1-4, 12-15; 2 Korintus 5:6–17; Markus 4:26-34)

Usia merupakan berkat dari Tuhan dan secara alami bertambahnya usia tidak dapat dihindari sehingga setiap umat Tuhan harus mempersiapkan diri menjadi seseorang yang selalu mensyukuri berkat Tuhan yang selalu melimpah dari awal kehidupan kita. Seperti yang disampaikan dalam Markus 4:26-29, bahwa si penabur benih tidak mengetahui bagaimana benih biji sesawi tersebut bertumbuh dalam pemeliharaan Tuhan dan menjadi pohon yang besar sehingga dapat menjadi tempat untuk bernaung burung-burung. Perumpamaan ini memberikan gambaran bagaimana Tuhan bahkan memelihara biji sesawi yang kecil, bertumbuh dan menjadi pohon yang besar sehingga menjadi berkat untuk yang lain.

Kita mengamati dalam bacaan Yehezkiel, Tuhan memberikan nubuatan mengenai raja Zedekia yang tidak setia, ketidakasetiaan ini menimbulkan kehancuran kerjaan tersebut dan Tuhan menjanjikan memberikan tunas yang baru yang kemudian akan ditanam di Israel. Pemulihan ini akan membuat umatnya dapat bercabang dan berbuah, dan dengan kata lain umatnya dapat merasakan kuasa dan penyertaan Tuhan atas kehidupan umatnya.

Pada minggu ini kita diajak kembali melakukan instrospeksi ke dalam diri kita, bagaimana kita menghargai pernyertaan dan perlindungan Tuhan dalam pertumbuhan baik secara jasmani maupun rohani. Tuhan selalu memelihara kehidupan kita, dan pesan ini menjadi penguat dalam kehidupan kita untuk menghadapi masa tua, meyakini bahwa Tuhan memelihara kehidupan kita. Pemeliharaan dapat diberikan Tuhan melalui anak, cucu, teman, sahabat, kondisi kehidupan kita bahkan dalam kondisi yang tidak menguntungkan kita sekalipun Tuhan pasti akan menjaga kita.

Demikian Tuhan menjaga kehidupan kita maka sebaliknya kita juga harus memelihara kehidupan yang dipercayakan Tuhan kepada kita. Perjalanan kehidupan kita untuk menyongsong masa tua kita dapat melakukan banyak hal positif yang dapat menjadi berkat bagi orang yang memerlukan. Kepada umat yang muda tentunya masih Panjang waktu untuk berkarya bagi Tuhan, dan bagi umat dewasa tentunya dapat menghayati pemeliharaan Tuhan dalam segala dan tantangan yang ada, dan bagi umat yang sudah memasuki masa lansia diharapkan selalu bersyukur atas pemeliharaan Tuhan semasa hidupnya dan dapat menemukan Tuhan dalam hadiratNya serta berkomitmen dan menjadikan hidupnya berkat dan teladan bagi orang lain. Amin

(RSW, 17-06-2018)

You May Also Like

About the Author: gkikelapacengkir

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *